Antisipasi Korupsi, Disdik Kabupaten Malang Buat Aturan Baru

0
65

PolitikaMalang – Pasca Penangkapan Bupati Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M. Hidayat terkesan sangat hati hati .

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M. Hidayat menegaskan, saat ini pemeritah kabupaten (Pemkab) Malang telah melakukan sistem layanan pendidikan satu pintu.

Aturan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya main mata diantara oknum pejabat yang berujung kasus korupsi.

“Jadi tidak ada main-main itu. Kalau ada pengeluaran biaya, ketepatan waktunya dan digunakan untuk apa harus jelas dalam laporan,” tegas M. Hidayat usai gelaran seminar nasional dengan tema pendidikan di era revolusi Industri 4.0 di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Senin (22/10)

Sistem pelaporan yang dimaksudkan olehnya adalah sistem pelaporan yang sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sehingga ketika ada laporan baru yang tidak sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, maka akan ketahuan ada permainan di dalamnya dan harus segera ditindak.

“Jadi kita harus on the track, segala sesuatu harus dilakukan berdasarkan payung hukum,” terangnya

Perlu diketahui, layanan satu pintu dilakukan oleh Pemkab Malang mengingat tahun 2011, Bupati Malang, Rendra Kresna diduga menerima suap dana alokasi khusus pendidikan yang mencapai Rp.600 juta.

“Ini bagian dari antisipasi kami, jadi sudah saya perintahkan ke pegawai saya agar layanan satu pintu diperkuat,” pungkasnya.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here