Bacaleg PAN: Banyak Permasalahan yang Masih Perlu Penanganan

0
259

PolitikaMalang – Ada yang berbeda pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kota Malang mendatang , karena bakal diramaikan kemunculan sejumlah Bacaleg muda. Salah satu yang namanya mulai dikenal publik adalah Muchammad Nasrul Hamzah dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Blimbing.

Kepada PolitikaMalang, mantan jurnalis di berbagai media masa ini, mengaku, ikhtiar maju sebagai Bacaleg dikarenakan banyak permasalahan di Kota Malang yang belum terselesaikan. Salah satu penyebabnya, kata Hamzah, karena lemahnya pengawasan, legislasi hingga penganggaran, dari anggota dewan selama ini.

“Tugas pokok dan fungsi anggota legislatif adalah penganggaran, pengawasan dan budgeting. Kit[a lihat selama ini dewan yang merupakan wakil atau representasi dari rakyat, tidak menggunakan kewenangan itu dengan maksimal, sehingga banyak program tidak berjalan,dan permasalahan kota masih belum terselesaikan,” katanya.

Permasalahan kemacetan, jalan berlubang, banjir dan sebagainya, hingga kini masih menjadi topik aduan masyarakat. Harusnya hal ini bisa ditangkap para wakil rakyat untuk dibahas bersama eksekutif.

“Kita tahu sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) di Kota Malang cukup besar tiap tahunnya. Kita tidak bisa menyalahkan eksekutif saja dalam hal ini, tetapi bagaimana dewan bisa mengawal kebijakan dan anggaran dengan baik,” ungkapnya.

Hamzah berharap, kedepan para wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif benar-benar menjalankan tiga tugas pokok dan fungsinya dengan maksimal.

“Dengan begitu tugas eksekutif bisa diawasi dengan baik oleh legislatif. Kemacetan, jalan rusak, menjamurnya toko modern tanpa izin, bisa diselesaikan dengan sinergitas bersama antara legislatif dan eksekutif,” paparnya.

Lulusan Magister Hukum Jurusan Hukum Tata Negara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini juga berharap agar korupsi berjamaah yang menerpa para anggota dewan periode ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

“Kita sudah cukup malu dengan apa yang terjadi saat ini. Korupsi berjamaah di Kota Malang, khususnya yang dilakukan anggota dewan, jangan sampai terulang kembali. Malang ini kota berprestasi, bukan kota para koruptor,” pungkasnya.

Pewarta : Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here