Caleg DPR RI Malang Raya Berebut Delapan Kursi, Siapa Yang Akan Melenggang ke Senayan?

0
1136

POLITIKAMALANG – Peta persaingan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim V Malang Raya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun ini dinilai cukup ketat. Selain diikuti oleh calon petahana seperti Lathifah Shohib dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nurhayati Ali Assegaf dari Partai Demokrat (PD), Ridwan Hisjam dari Partai Golkar (PG), Kresna Dewanata Phrosakh dari Partai Nasdem, Ahmad Basarah dan Andreas Eddy Susetyo, masing-masing dari PDI Perjuangan, hingga Moreno Soeprapto dari Partai Gerindra. Juga turut diramaikan oleh caleg pendatang baru seperti diva kondang Krisdayanti, dari PDI Perjuangan, Moch Geng Wahyudi dari Partai Nasdem hingga Ali Ahmad dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

PDI Perjuangan diyakini masih menjadi partai nomor urut 1, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya. Partai yang identik dengan lambang banteng ini diprediksi menempatkan tiga wakilnya di Senayan. Selain Ahmad Basarah, dan Andreas Eddy Susetyo, nama Krisdayanti berpeluang besar lolos ke Senayan.

Dari penghitungan suara internal yang dilakukan timnya, istri Raul Lemos itu punya suara yang hampir merata di semua kecamatan. Hal ini disampaikan oleh Laode Ota, ketua tim kampanye Krisdayanti.

”Di semua TPS ada yang mencoblos (Krisdayanti, Red). Target kami memang bisa mendapatkan 100 ribu suara. Meski dari penghitungan internal sudah kami dapatkan, mohon maaf kami belum bisa menginformasikan angkanya,” terangnya.

Namun, Laode enggan membeber perolehan suara terbanyak karena menghormati proses penghitungan yang saat ini tengah dilakukan KPU di masing-masing wilayah.

Hal senada juga disampaikan timses Andreas Eddy Susetyo, Sugeng Harianto. Dia mengklaim, perolehan suara Andreas cukup untuk satu tiket menuju kursi DPR RI.

”Sudah pasti jadi (anggota DPR RI). Tapi, urutannya ke berapa? Kami belum tahu. Pileg 2014 lalu Bapak (Andreas) mendapat 56 ribu suara. Tahun ini belum bisa dipastikan, tapi kami menargetkan 70 ribu suara,” kata Sugeng.

Disisi lain, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin mengunci satu kursi di DPR RI. Dari data yang masuk pada pusat tabulasi suara PKS sudah mencapai 90%.
Untuk Malang Raya, PKS mengumpulkan data dari perolehan C1 saksi PKS di 11.000 lebih TPS se-Malang Raya.

“Insya Allah posisi kita antara rangking ke-7 atau ke-8, untuk DPR RI. Angkanya sudah stabil, tidak ada perubahan berarti lagi,” ungkap Ketua Daerah Dakwah (DD) Malang Raya PKS Muhammad Chaerul K .

Pos tersebut bakal diisi Imam Syafii, Anggota Legislatif dari PKS di Kabupaten Malang dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014 yang di calonkan oleh PKS untuk DPR RI pada pemilu 2019 ini. “Ada faktor ketokohan beliau, yang merupakan salah-satu mubaligh di Malang Raya. Ustadz Imam juga memiliki jejaring luas di Malang Raya,” kata Chaerul.

Adapun urutan perolehan suara masing-masing Cakeg menurut pusat data PKS sebagai berikut:
1. Krisdayanti (PDIP)
2. Lathifah Shohib (PKB)
3. Moreno Suprapto (Gerindra)
4. Ahmad Basarah (PDIP)
5. Ridwan Hisyam (Golkar)
6. Kresna Dewanata Prosakh (Nasdem)
7. Imam Syafii (PKS)
8. Ali Ahmad (PKB)

Di lain pihak, Caleg DPR RI dari PKB, Lathifah Shohib mengklaim memperoleh 72 ribu suara. Caleg petahana itu optimistis suaranya akan terus bertambah. Sebab, 72 ribu suara itu berdasarkan penghitungan sementara.
Dari 85 persen suara yang masuk, partainya sudah meraih 200 ribu suara. Itu merupakan suara dari Lathifah dan ke tujuh caleg lain di Dapil Jatim V Malang Raya.

”Per hari ini (kemarin), suara yang masuk penghitungan internal sudah 85 persen. Insya Allah sudah aman (meraih satu kursi di DPR RI). Kalau sampai penghitungan selesai, kami menargetkan bisa mencapai 300 ribu suara,” ujar Lathifah ketika dikonfirmasi (23/4).

Selain Latifah, caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ali Ahmad masih memantau terus pergerakan hasil suaranya, baik ditingkat PPK maupun di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Masuknya nama pria yang akrab disapa Gus Ali ini sebagai satu di antara delapan orang yang diyakini melenggang ke Senayan cukup mengejutkan, mengingat statusnya sebagai pendatang baru di Pileg 2019 ini.

“Bismillah. Kami yakin hasilnya bagus. Tapi tetap menunggu hasil penghitungan final di KPU. Namun dari hasil rekapitulasi internal yang dilakukan, kami optimis (melaju sebagai anggota DPR RI. red),” kata Pengasuh Ponpes Alhidayah Karangploso tersebut.