Diikuti 20 Negara, KUI Malang Raya Gelar Design Thinking Camp 2018

0
224

PolitikaMalang – 13 Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Perguruan Tinggi Swasta (PTS ) di Malang, yang tergabung dalam Konsorsium KUI Malang Raya ikuti pembukaan Kegiatan ” Design Thinking” dengan tema ” Tasting the Natural & Cultural Heritage of Malang.

Kegiatan ini di buka pukul 09.00 WIB, di aula gedung A lantai 4 Fakultas Ilmu Administrasi UB,Senin (23/7) ditandai dengam pemukulan gong oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani,

Ketua Konsorsium KUI Malang Raya, Drs. Suparto, M.Pd, menyatakan bahwa
Design Thinking Camp 2018 yang diikuti 90 mahasiswa dari 20 negara ini dilaksanakan selama 10 hari dimulai kemarin (22 Juli 2018 -1 Agustus 2018) di 3 tempat, yaitu di Kab Malang (Sendang Biru: Berinteraksi Dengan Kehidupan Nelayan), Kota Batu (Desa Temas: Belajar Tentang Pengolahan Sampah), dan Kota Malang di (Kampung Budaya Polowijen: Belajar Budaya dan Tarian Topeng Malang)

Dikatakan Suparto, Eksistensi Kantor Urusan International (KUI) pada sebuah perguruan tinggi di Indonesia saat ini adalah hal yang sangat mutlak adanya. “Hal ini tidak lepas dari perkembangan informasi dan komunikasi yang semakin melaju dengan cepat, sehingga setiap perguruan tinggi perlu untuk membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri,”ujarnya.

Salah satu wujud kerjasama dalam negeri diantara Perguruan Tinggi di Malang adalah terbentuknya Konsorsium Kantor Urusan International (KKUI) yang telah di deklarasikan beberapa waktu yang lalu di Universitas Merdeka Malang.

Dari 13 pimpinan Perguruan Tinggi diantaranya, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, STIKI Malang, STIE Malangkuceswara, Universitas Merdeka Malang, Universitas Ma Chung Universitas Widyagama, Universitas Kanjuruhan Malang,dan Universitas Raden Rahmat Malang telah berkomitmen bersama untuk saling menguatkan.

KKUI yang didirikan dengan tujuan agar seluruh PTN/PTS yang tergabung dalam konsorsium secara bersama-sama Go Internasional dengan berkolaborasi saling menguatkan dan maju bersama. Salah satu program spektakuler perdana dari konsorsium ini adalah Design Thinking Camp 2018 dengan tajuk “Tasting the Natural and
Cultural Heritage of Malang” .

Dalam sambutannya Ketua Konsorsium KUI Malang Raya, Drs. Suparto, M.Pd, menyatakan bahwa tujuan diadakannya DT camp untuk mengenalkan Malang Raya di Dunia International karena malang patut untuk di jadikan destinasi wisata.

Kegiatan ini di bagi ke dalam 2 kelompok utama yaitu kelompok 1 yang akan berkegiatan bagaimana mengelola sampah di Desa Temas Kota Batu dengan Perguruan Tinggi penangung jawab Universitas Muhamadiyah Malang, Universitas Islam Malang, dan Universitas Ma Chung.
Sedangkan kelompok 2 akan berkegiatan di Desa Tambak Rejo Kabupaten Malang dimana peserta akan berinteraksi dengan masyarakat nelayan dengan penanggung jawab Perguruan Tinggi adalah Polinema, STIKI Malang dan STIE Malang Kucecwara.
Kedua kegiatan ini didukung oleh Hibah PKKUI Kemenristek DIKTI 2018.

Rektor Universitas Brawijaya Prof Nufil Hanani, menyambut baik kegiatan DT camp ini sebagai media pembelajaran untuk saling mengenal budaya dan berharap kegiatan ini menjadi pengalaman tak terlupakan.

“Semoga Program KKUI bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat setempat, dan menjadi ajang promosi Malang Raya di kancah international,”pungkas Nufil Hanani.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here