Dua Kader NU, Dokter dan Doktor Daftar Cabup Malang Lewat PDIP

0
442

PolitikaMalang – Penjaringan bakal calon bupati Malang oleh PDI Perjuangan Kabupaten Malang terus menjadi magnet bagi banyak tokoh. Terbaru, hari ini, Rabo (11/9/19) dua kader Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang, dr Umar Usman dan Dr Hasan Abadi datang ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang untuk mendaftar.

Umar Usman yang juga ketua PCNU Kabupaten Malang, menjadi kader NU yang pertama kali mengambil formulir pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, diĀ PDI Perjuangan. Umar Usman datang ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang pada pukul 09.44 WIB dan langsung mengambil formulir pendaftaran.

Kedatangan Kepala RSUD Kota Malang ini, disambut panitia pendaftaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. Umar Usman mengaku, ada niatan mulia mendaftarkan diri menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, di PDI Perjuangan.

“Tujuan saya mendaftarkan diri di PDI Perjuangan ini untuk merukunkan nasionalis dan religius. Alasan kedua, yang membuka pendaftaran pertama kali adalah PDI Perjuangan,” ujar dokter yang mengusung jargon Malang sehat ini.

Doktor Hasan Abadi saat daftar Cabup di kantor PDIP

Tak lama berselang, Kader NU lain sekaligusĀ Rektor Unira Malang, Dr Hasan Abadi, juga datang ke tempat yang sama untuk melakukan pendaftaran. Ia menegaskan sangat serius maju sebagaiĀ Calon Bupati MalangĀ dariĀ PDI Perjuangan.

Hal ini ditunjukkannya dengan langsung mengisi formulir dan menyerahkan berkas kelengkapan sebagai persyaratan, usai mengambil Formulir siang ini.

Menurut Hasan Abadi, selain menjadi partai pemenang pada Pemilu 2019, PDI Perjuangan merupakan partai besar dan kebijakannya selalu berpihak pada rakyat.

“PDI Perjuangan selama ini berpihak kepada wong cilik. Maka dari itu, kami dari kader Nahdlatul Ulama, menjadi bagian dariĀ grassrootĀ masyarakat wong cilik, yang selama ini hijau dan merah itu tidak ada masalah,” ujar Hasan Abadi.

Dia menjelaskan, karena satu visi dan misi tersebut, maka mendaftarkan diri melalui PDI Perjuangan dalam memperebutkan rekomendasi dari partai ini pada Pilkada Kabupaten Malang.

“Karena satu visi dan misi itulah, maka saya mengikuti penjaringan yang ada di PDI Perjuangan,” tutur tokoh yang mengusung jargon Malang Gemilang ini.

Sejauh ini, sudah 6 orang tokoh telah mendaftar sebagai calon bupati Malang lewat PDI Perjuangan. Sebelum Umar Usman dan Hasan Abadi, sudah ada Didik Budi Muljono (Sekda Kabupaten Malang, Wiebie Dwi Andriyas (Pengusaha), Wahyu Eko Setiawan (Aktivis) dan Hendik Arso (Kepala desa) yang mengambil formulir pendaftaran. Menarik ditunggu, sampai batas akhir pendaftaran apakah masih ada tokoh lain yang akan mendaftar? Kita simak perkembangan selanjutnya hanya di Politika Malang.