Gema Desa, Bupati Malang Blusukan 8 Desa Di Wagir

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M didampingi istri yang sekaligus menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida memimpin pelaksanaan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) di wilayah Kecamatan Wagir, Rabu (5/2) hari ini. Sebanyak delapan desa secara marathon sejak pagi hingga sore hari telah dikunjungi oleh Pak Sanusi, sapaan akrab bersama rombongan meliputi Desa Gondowangi, Parangargo, Mendalanwangi, Sidorahayu, Pandanrejo, Sumbersuko, Sukodadi, dan Dalisodo.

Bupati bersama istri sebelum mengawali kegiatan Gema Desa lebih dahulu diterima Camat Wagir dan jajaran Muspika Wagir sekaligus ramah tamah di Pendopo Kantor Kecamatan Wagir. Pak Sanusi kemudian mengawali kegiatan kunjungan Gema Desa putaran pertama di tahun 2020 ini dengan peninjauan kegiatan pembinaan Gapoktan BUMDes dan peresmian gedung BUMDes ‘Lumbung Desa’ di Desa Gondowangi. Kemudian, lanjut ke kegiatan Pembinaan Kader Lansia dan Pemberdayaan Perempuan yang digelar di Kantor Desa Gondowangi.

Bupati bergeser ke desa tetangga untuk meresmikan Gedung PGRI Kecamatan Wagir yang terletak di Desa Parangargo. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di depan pintu gedung. Pak Sanusi kemudian bergeser lagi ke titik desa berikutnya untuk menyerahkan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) bersama Kantor Pertanahan Malang kepada 250 pemilik SHM di Kantor Desa Mendalanwangi. Kegiatan buah dari program PTSL ini sangat dinantikan masyarakat setempat.

”Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Balai Desa Mendalanwangi ini merupakan program pemerintah sesuai arahan Pak Presiden Joko Widodo demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Sertifikat ini jika mengurus sendiri tidak cukup biaya Rp 5 juta. Terbitnya sertifikat atau SHM ini memberikan hak bagi rakyat dan kepastian hukumnya,” terang Bupati.

Baca Juga :   Pemkab Malang Kukuhkan Forum Komunikasi Pengelola BUMDES

Kemudian, Pak Sanusi melanjutkan kegiatan Gema Desa dengan kembali lagi ke Desa Parangargo untuk hadiri Dialog Interaktif dengan stakeholder dan warga masyarakat Kecamatan Wagir serta menyerahkan bantuan dari Baznas. Dalam kegiatan yang terpusat di Gedung Pertemuan Desa Parangargo ini juga digelar bazar murah dari Pemkab Malang.

Setelahnya, Bupati bergeser lagi ke desa tetangga yakni untuk peninjauan budidaya ternak bebek di rumah Kepala Desa Sidorahayu yang terletak di Dusun Tulusayu Desa Sidorahayu. Di rumah kades ini, Bupati dan istri juga meninjau sejumlah barang produksi kerajinan warga diantaranya bantal guling, dan raket badminton.

Pak Sanusi lanjut peninjauan kegiatan Jebol Anduk bagi masyarakat bertempat di MTS Al Kautsar, Dusun Ngingrim, Desa Pandanrejo. Selain itu, Pemkab juga menghadirkan gula murah bagi masyarakat setempat. Berikutnya, adalah menghadiri pertemuan dengan tokoh agama dan dialog serta penyerahan bantuan di Balai Desa Sumbersuko. Dilanjut isoma dan wawancara bersama awak media.

”Dengan Gema Desa memiliki semangat baru untuk bergerak membangun desanya masing sehingga turut mampu meningkatkan indeks pembangunan desanya. Dukungan Pemkab Malang seperti membantu izin usaha dan sertifikat halal, serta pendampingan pelatihan hingga peralatan demi meningkatkan pengembangan perekonomian di desa,” terang Pak Sanusi saat diwawancara awak media, tadi siang.

Melanjutkan ke titik kunjungan berikutnya yakni ke Pure Partitan yang ada di Desa Sukodadi. Luar biasa, perjalanan ke desa ini cukup jauh dan melintasi perbukitan dan ladang pertanian. Bahkan, Pak Sanusi dan rombongan juga melewati jalan tembus antar desa yang masih kondisi makadam. Sebelum memasuki Pura Partitan, beliau disambut hangat warga setempat dengan lantunan musik tetabuhan khas perkumpulan musik tradisional dari umat Hindu setempat. Sebelum kemudian, di titik terakhir kunjungan pada Gema Desa kali ini yakni untuk meninjau kegiatan bedah rumah oleh Pemkab Malang yang diterima oleh pasangan suami istri di Desa Dalisodo.

Leave a Reply