Gerilya KTP Untuk Abah Anton

PolitikaMalang – Kabar kandidat calon petahana di Pilkada Kota Malang, H. Moch Anton, maju dari jalur independen makin menguat saja akhir-akhir ini. Keputusan itu diambil Anton, lantaran ia menilai manuver politik dari para politisi DPC PKB Kota Malang kurang greget dalam menjaring partai politik untuk diajak koalisi. Selain itu, dalam beberapa kesempatan Anton juga menyinggung perihal mahar politik dalam pilkada.

 

Inisiatif untuk maju dari jalur independen nampaknya direspon positif beberapa kalangan. Penggalangan KTP warga untuk sang wali kota agar bisa bertarung kembali dalam ajang perpolitikan tahun depan bisa terealisasi. Jargon “KTP Untuk Abah” juga nyaring didengungkan. Bukan saja kicauan, namun penggalangan KTP sudah dalam aksi nyata.

Salah satu upaya dalam menggalang KTP dan dukungan untuk pria yang akrab disapa Abah Anton itu terjadi saat wali kota melakukan kunjungan ke Jalan Muharto RT 06, RW 07 untuk melakukan peletakan batu pertama. Beberapa orang, membagikan blanko berisi pernyataan dukungan kepada Abah Anton disertai bukti fotokopi KTP elektronik. Surat pernyataan itu diperkuat juga dengan tanda tangan sang pemberi dukungan.

Hasil pantauanPolitikaMalang, nampak beberapa orang antusias mengisi formulir dukungan bagi Abah Anton. Bukan saja membagikan formulir, namun stiker bergambar Abah Anton dengan tulisan “Abahku” juga dibagi oleh beberapa orang kepada masyarakat sekitar.

Penggalangan KTP untuk Abah Anton, jika sang kandidat petahana ini tidak main-main dengan ucapannya. Manuver politik itu, ternyata tidak diketahui oleh beberapa jajaran di DPC PKB Kota Malang. Ketua PAC Kecamatan Klojen, Zainuddin, misalnya, yang mengaku baru mengetahui ada blanko yang disebar untuk penggalangan dukungan KTP untuk Abah.

“Saya baru tahu kalau ada blanko. Kalau banner saya sudah melihat, namun kalau blanko baru kali ini,” kata Zainuddin.

Baca Juga :   Pemkot Malang Siapkan RSUD Jadi Rujukan Covid-19

Ia mengaku tidak mengetahui dengan detil mengapa saat ini Abah Anton memilih jalan tersebut. Sebab, ia mengaku jika saat ini PKB dan warga Nahdiyin Kota Malang sudah kompak mendukung Abah Anton untuk kembali menjadi wali kota periode berikutnya.

“Kemarin sudah ada pernyataan dari DPC NU jika menyalurkan dukungan untuk Abah Anton, dan seperti di Kecamatan Klojen, jajaran pengurus ranting sudah kompak mendukung Abah,” tukasnya.

Zainuddin menegaskan, jika untuk maju dari jalur partai politik maka harus dilakukan koalisi antara PKB dengan partai lain. Komunikasi politik juga sudah intens dilakukan.

“Kita di DPRD hanya ada 6 kursi dan sisanya untuk mengusung calon harus dengan koalisi,” tutur pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Malang itu.

Perubahan Peta Politik

Langkah Abah Anton jika maju dari jalur independen diprediksi akan mengubah peta politik yang ada. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang, Arief Darmawan, mengatakan, jika kandidat petahana itu maju, kemungkinan partai politik di luar PKB akan melakukan koalisi besar untuk mengusung calon sendiri.

“Bisa jadi seperti itu, karena bicara politik semua bisa berubah dengan cepat,” kata Arief Dharmawan.

Meski memiliki jumlah kursi yang cukup besar di DPRD Kota Malang, namun, hingga kini Demokrat masih belum menentukan nama untuk diusung dalam ajang pilkada tahun mendatang.

“Kalau nama belum kita usung, namun komunikasi intens dengan partai politik sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Arief Wicaksono, juga kaget jika Abah Anton benar maju sebagai calon independen atau dari jalur non partai politik.

“Saya kira Abah Anton sebagai ketua partai dan politisi, kemungkinan tidak akan maju melalui jalur independen, itu hanya prediksi, namun kalau memang itu jalur yang dipilih adalah hak beliau,” kata Arief.

Baca Juga :   Punya Rekam Jejak Mumpuni, Gus Ali Ahmad Sambut Baik Irjen Fadil Imran Sebagai Kapolda Jatim

 

One thought on “Gerilya KTP Untuk Abah Anton

  1. Abah Anton Mantap ….. insyaAALOH maslahan dengan doa Para Ulama Kota Malang

Leave a Reply