Gus Ali Ahmad Dukung Sinergi 3 Kepala Daerah Malang Raya

0
175

PolitikaMalang – Problem kemacetan yang masih menjadi momok di tiga daerah di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang membuat tiga kepala daerah pun berembuk untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Balaikota Malang beberapa hari lalu itu, ketiga daerah saling bersinergi menghilangkan ego sektoral dan membuat skala prioritas untuk kepentingan bersama.

Dua formula yang dibahas sebagai solusi kemacetan adalah kehadiran transportasi masal dan pembangunan ring road (jalan melingkar).

Seperti diketahui saat ini bahwa kawasan Malang Raya menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur,
Namun, membludaknya volume arus kendaraan khususnya pada momen liburan atau weekend yang tak diimbangi dengan kapasitas infrastruktur jalan menjadi penyebab utama kemacetan. Tak jarang pula para wisatawan yang datang ke Malang mengeluhkan hal ini.

Inisiator Malang Raya The Little Indonesia, H. Ali Ahmad menyebut wilayah Malang Raya sangat membutuhkan jalan lingkar (ringroad). Keberadaannya pun di rasa sangat urgent, mengingat dengan adanya ring road kepadatan kendaraan di pusat kota bisa dikurangi, terutama kepadatan akibat para pengendara atau pelintas antar kota.

“Ambil contoh seperti di Yogyakarta, Dengan adanya Ring Road para pelintas antar kota tadi tidak perlu melewati pusat kota tapi hanya melewati pinggiran kota. Atau pelintas dalam kota juga tidak harus melewati jalan utama, namun bisa memilih jalur lain . Sehingga kemacetan di pusat kota bisa berkurang,” kata alumnus Universitas Islam Malang (UNISMA) itu.

Menurut Gus Ali sapaan akrabnya, gagasan agar pemerintah di Malang raya untuk membangun jalan lingkar, yakni barat dan timur ini sudah sekitar 20 tahun lalu, namun belum juga terwujud hingga kini.

Selain ringroad, kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, arus kepadatan lalu lintas bisa dikurangi dengan menekan kebutuhan penggunaan mobil pribadi. Salah satu caranya adalah memperbaiki pelayanan angkutan umum dan aksesnya.

“Harus ada angkutan massal seperti busway misalnya. Buatlah masyarakat menemui pilihan bagus ketika naik angkutan umum, lebih nyaman, murah dan fleksible,” jelas Calon Anggota DPR RI dapil Malang Raya itu

Transportasi massal tersebut harus terintegrasi dan melayani rute dari pintu masuk di utara, Lawang (Kabuapten Malang), wilayah Kota Malang dan Kepanjen (Kabupaten Malang) serta rute Lawang-Kota Malang-Kota Batu.

Beberapa tahun lalu kebijakan transportasi massal bus transmaya (transportasi Malang raya) sudah pernah digagas namun sayangnya tidak terealisasi sampai detik ini.

“Kami berharap dengan adanya sinergitas antar tiga daerah di Malang Raya ini, bisa terwujud satu langkah konkret utk menyelesaikan problem kemacetan tersebut,” tukas Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Malang Raya itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here