Jaga Kondusifitas Kota, Walikota Malang Undang Pimpinan Perguruan Tinggi

0
82

PolitikaMalang – Bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang pada hari Jumat (27/9) telah dilaksanakan acara Silaturahmi Forkopimda Malang dengan Pimpinan Perguruan Tinggi serta Kepala Sekolah Malang. Dalam acara tersebut, sebagai narsum hadir Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, serta Sekretaris Daerah Kota Malang Drs. Wasto S.H., M.H. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika SE, dan Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin.

Wali Kota Malang Sutiaji mengajak para pimpinan perguruan tinggi dan kepala SMA untuk berdiskusi terkait kegiatan demo yang gencar dilakukan oleh mahasiswa sejak hari Senin (23/9) lalu. “Sesungguhnya untuk SMA/SMK dan perguruan tinggi ini sudah bukan otoritas pemerintah kota, namun karena teritori yang ditempati masih berada di Kota Malang maka secara otomatis itu (aksi demo) akan berdampak pada situasi dan kondisi yang ada di kota”, ujar Wali Kota Sutiaji pada pembukaan forum diskusi.

Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Zainuddin juga menegaskan bahwa permasalahan keamanan nasional merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dipasrahkan pada satu atau dua belah pihak saja. Maka dari itu, beliau menjelaskan bahwa semua pihak terkait harus mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi yang utuh dan kondusif. “Saya sepakat bahwa mahasiswa memang harus berpikir kritis karena beberapa tahun kedepan mereka lah yang akan memimpin bangsa ini. Mari kita terus bersinergi, mengawal demokrasi, dan mengawal pemikiran kritis mahasiswa”, pungkasnya.

Pada sesi dialog yang diisi oleh suara perwakilan beberapa perguruan tinggi dan SMA sederajat, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Sidik Sunaryo, SH., M.Si., M.Hum turut menyampaikan kepada seluruh pihak kampus dan sekolah yang berwenang untuk tetap siaga dalam pencegahan timbulnya provokasi dari pihak-pihak tertentu.

Pada akhir diskusi, Wali Kota Malang Sutiaji kembali menegaskan kepada seluruh pihak yang berwenang untuk terus membina komunikasi yang baik kepada para mahasiswa dan murid, mengingat adanya potensi isu-isu baru yang akan terus berkembang. “Tentu boleh menyampaikan aspirasi, tetapi mari kita jaga agar situasi tetap kondusif dengan saling bersinergi”, tutupnya.