Jagongan Bareng Kiai dan Santri, Gus Ali Ahmad Sosialisasi UU Pesantren Hasil Perjuangan PKB

PolitikaMalang – Sebagai Inisiator UU Pondok Pesantren, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus bergerak aktif mensosialisasikan UU nomor 18 tahun 2019 tersebut, tak terkecuali di Kabupaten Malang.

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H Ali Ahmad menyebut dengan keluarnya Undang – Undang ini, maka pemerintah sekarang benar-benar hadir dalam memperhatikan pesantren.

“Hal ini juga bukti nyata adanya kesetaraan yang sama antara pesantren dengan lembaga formal lainnya,” tegas Gus Ali Ahmad pada acara reses di hadapan para ulama dan santri di Pondok Pesantren Bayt Alhamid Turen, (26/12/19).

Lahirnya UU Pesantren tentunya diharapkan bisa membuat agar Pesantren lebih berdaya sehingga kata Gus Ali tidak ada lagi kata pesantren yang tertinggal.

“Ini (Adanya UU Pesantren) tidak lain supaya Pondok Pesantren bisa mengakses anggaran pemerintah baik itu BOS maupun Bosda. Karena sebelum ini, Pemerintah daerah (Kabupaten Malang) kesulitan untuk mengalokasikan anggaran untuk Ponpes lantaran wewenangnya ada di pusat,” ungkap anggota DPR RI komisi XI ini.

Pihaknya pun terus mendorong agar ada regulasi turunan dari UU Pesantren ini. Pasalnya, aturan yang mengatur detail pelaksanaan UU ini belum ada hingga saat ini.

“Ini peraturan pemerintah (PP) atau peraturan menterinya (Permen) belum ada. Maka dari itu kami terus mendorong, agar paling tidak di tahun 2020 ini harus sudah ada,” kata dia.

Disamping itu, sebagai anggota DPR RI komisi XI, Gus Ali memanfaatkan masa resesnya untuk banyak menyerap aspirasi masyarakat dan mensosialisasikan berbagai program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), dan UU pesantren.

Baca Juga :   Beri Perhatian Khusus Masalah Covid-19, Presiden Kunjungi Jatim

Leave a Reply