JSMI Jatim Ajak Milenial Pro Jokowi dan Pro Prabowo Di Malang Lakukan Deklarasi Damai

0
159

PolitikaMalang – Melihat Potensi gesekan jelang Pemilu 2019 semakin memanas, Jaringan Santri Milenial Indonesia (JSMI) Jawa Timur menggelar acara Demonstrasi Kebangsaan.

Acara yang digelar di Cokelat Klasik Café and Garden di Merjosari kota Malang tersebut dihadiri oleh puluhan anak muda generasi milenial yang merupakan pendukung calon presiden Jokowi dan Prabowo yang ada di Malang Raya ini.

Tujuan dari Deklarasi ini JSMI berinisiatif menurunkan tensi ketegangan selama kampanye Pilihan Presiden (Pilpres), yang saat ini menjangkiti generasi muda (milenial).

“Acara ini untuk meredam suhu perpolitikan yang sedang panas. Ayo Milenial bersatu dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu yang damai,” ungkap Ketua JSMI Jawa Timur, Khoirotul Ni’amah, Jumat malam (12/04/2019).

Pelaksanaan kegiatan Demonstrasi Kebangsaan yang digelar untuk generasi muda ini berlangsung dengan meriah penuh canda gurau dan tak nampak suasana yang tegang ataupun saling bermusuhan.

Ajakan untuk mendukung salah satu pasangan capres saling dilontarkan dalam suasana bercanda atau debat kecil yang sejuk tanpa emosi berlebihan.

Acara yang diinisiasi oleh Jenggala Center ini sengaja membatasi jumlah peserta yang hadir termasuk pembatasan hanya pendukung capres saja yang akan menghadiri acara tersebut.

“Kami berharap para milenial tidak akan mudah terprovokasi untuk ikut-ikutan panas dalam akibat kontestasi pemilihan presiden ini. Pemilu itu 5 tahunan, tapi persahabatan adalah seumur hidup,” ungkap alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan orasi dari perwakilan milenial pendukung Capres Jokowi-Ma’ruf Amin dan pendukung Prabowo-Sandi di atas panggung. Dan itu mendapatkan apresiasi dari masing-masing pendukung yang dibawanya.

“Saya sebagai milenial khususnya dari kalangan mahasiswa sengaja memilih untuk mendukung dan mendampingi Capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan akan mendukung siapapun presiden yang terpilih nantinya. Jadi mari kita sosialisasikan Capres dukungan kita tanpa kampanye hitam termasuk hoax di dalamnya,” ungkap perwakilan milenial pendukung Capres 01, M. Naufal Ardiansyah.

Naufal mengapresiasi inisiasi JMSI Jawa Timur untuk mempertemukan milenial pro Jokowi dan pro Prabowo agar tidak semakin terbawa arus memanasnya suhu politik di tingkat elit.

Hal senada juga disampaikan perwakilan milenial pro Prabowo, Adri Sabila ‘Ula yang lebih mengkritisi tentang bagaimana cara generasi muda (milenial) bisa turut berperan serta dalam politik dan melakukan kampanye politik dengan cara-cara yang sesuai dengan karakteristik milenial yang kreatif.

“Sebagai milenial tentunya kita akan melakukan cara-cara berkampanye sesuai dengan karakteristik milenial itu sendiri yang kreatif, menyenangkan dan cerdas,” ungkap Adri yang membacakan beberapa pantun politik yang penuh dengan candaan dan ajakan memilih.

Saat ditemui awak media, baik Naufal ataupun Adri mengapresiasi positif kegiatan yang dilakasanakan oleh JSMI Jawa Timur tersebut karena dapat memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi teradap dukungannya masing-masing serta menghilangkan stigma negative terhadap milenial yang berbeda dukungan.

Usai orasi kebangsaan mempromosikan Capres dukungannya, semua peserta Demonstrasi Kebangsaan yang hadir melakukan Deklarasi Pemilu Damai sebangai bentuk dukungan pada pelaksanaan pesta demokrasi yang berjalan dengan lancara, aman dan damai.

“Ini pertama kali dilaksanakan di Jawa Timur dan Malang Raya,” pungkas Khoirotul Ni’amah, bersepakat untuk menyukseskan Pemilu Damai.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu