Kunjungi KBP, Sandiaga Uno Belajar Tari Topeng Malangan

0
122

PolitikaMalang – Di awal bulan Suro ini, Kampung Budaya Polowijen memperingati sebagai pergantian tahun baru jawa dan Islam dengan menyelenggarakan Grebeg Tumpeng Suro Rabu, 12 September 2018 sebagai tradisi Selamatane Wong Jowo untuk memberikan semangat dan motivasi untuk mewarisi tradisi dan melestarikan budaya.

Saat di Kota Malang Sandiaga S Uno berkesempatan mengunjungi Kampung Budaya Polowijen dan setiba di KBP di arak oleh rombongan penari topeng dan iring-iringan puluhan tumpeng suro sebagai penanda prosesi di mulai dari pintu gerbang KBP menuju pangung utama. Sesampai dipanggung sandiaga S Uno di sambut berbagai tarian yang sangat mempesona yaitu Tari Beskalan, Tari Bapang, Tari Grebeg Jowo. Suasana yang semula khidmat menjadi pecah dan ramai sekali saat Sandiaga S Uno secara spontas ikut menari dua tarian tari topeng malang itu dan di ikuti rombongan dan pengunjung lainnya.

Setelah itu Sandi dalam memberikan Orasi Budaya dengan tema Nusantara Bangkit. “Ini bisa menjadi ekonomi berbasis budaya, potensi wisata KBP bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya”. Mari kita jaga dan rawat warisan nenek moyang agar generasi penerus bisa mengetahui kebudayaan bangsanya sendiri yang sangat bernilai luhir tinggi dan senantiasa dan terus mengembangkannya, ajaknya

Kehadiran tokoh nasional dan seorang pengusaha muda terkaya di Indonesia ini mampu menjadi magnet tersendiri dengan memberikan spirit, motivasi mengajak semua masyarakat bangkit. “Saya datang ketempat ini di mana Ken dedes Lahir disini karena saya tahu dari sini awal mula nusantara ada, semua raja raja besar termasuk Mojopahit dan mataram sekarang bersumber dari sini dari ken Dedes” karenanya Sandi, mengajak Indonesia harus bangkit dari segala sisi ekonomi, budaya seperti kejayaan nusantara imbuhnya

Dalam sambutannya pembuka sebelumnya, Ki Demang sebagai Penggagas KBP menitipkan pesan kepada Sandi dengan memberi makna pada Grebeg Tumpeng Suro. “Tumpeng, yen Metu Kudu Mempeng, artinya kalau keluar harus sungguh-sungguh. Bang sandi harus serius membangun negeri ini, dan mempersatukan bangsa sebagai kebangkitan nusantara” sambutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here