Masuk Radar Survei, Ini Caleg Pendatang Baru Dapil Malang Raya yang Berpotensi Melenggang ke Senayan

0
812

PolitikaMalang – Lembaga Riset Adiwangsa melakukan survei terhadap popularitas dan elektabilitas calon presiden (Capres) – calon Wakil Presiden (Cawapres) serta calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dan DPRD Jawa Timur pada daerah pemilihan (dapil) Malang Raya.

Survei tersebut dilakukan terhadap 480 responden dengan margin of error kurang lebih 4.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya dari survei yang dilakukan bertahap sejak November 2018 hingga Februari lalu itu, wilayah Malang Raya masih dikuasai pemilih pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

“Keduanya dengan unggul 55.70 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memperoleh 35 persen suara dan 9.30 persen sisanya tidak memilih atau golput,” jelas Direktur Adiwangsa Research and Consultant, Mahatva Yoga

Hasil survei Adiwangsa juga menyebutkan bahwa beberapa calon legislatif pertahana Malang Raya masih unggul dalam hal elektabilitas.

Pada pemilihan calon anggota DPR RI, diurutan teratas ada nama Wakil Ketua MPR RI yang juga caleg dari PDI Perjuangan, Ahmad Basarah dengan 14 persen disusul, Andreas Eddy di posisi kedua (PDI Perjuangan) dengan 12,5 persen, Moreno Soeprapto (Gerindra) di posisi ketiga dengan 11,7 persen.

Nama-nama petahana lainnya yang memiliki elektabilitas di bawah dari 10 persen yakni Ridwan Hisjam (Golkar), Latifah Shohib (PKB), Kresna Dewanata Prosakh (NasDem), Nurhayati Assegaf (Demokrat), dan Totok Daryanto (PAN).

Namun yang menarik, Nama Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad dan Krisdayanti dari PDIP diyakini menjadi New Comer alias pendatang baru yang sangat potensial melenggang ke Senayan.

Pengasuh Ponpes Alhidayah Karangploso tersebut berada di urutan ketujuh dengan elektabilitas 8,1 persen dan tingkat popularitas 62 persen, hanya selisih tipis dari petahana dari PKB, Latifah Shohib yang sama – sama di angka 8 persen. Sedangkan Krisdayanti cukup melejit di angka 9,8 persen.

Hal menarik lainnya, dalam hal popularitas, politisi yang cukup aktif di media sosial itu bahkan mengungguli anggota legislatif (Petahana) seperti Ridwan Hisjam dari partai Golkar (53%), Latifah Shohib dari PKB (58%), Totok Daryanto dari PAN (35%) dan Nurhayati Assegaf dari Partai Demokrat (32%).

Sementara itu Dari segi elektabilitas Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Malang Raya itu juga berada diatas calon legislatif petahana, Kresna Dewanata Phrosak dari partai NasDem (5,1 %), Nurhayati Assegaf dari Partai Demokrat (4,1%), Totok Daryanto dari PAN (3,75), Hasanudin Wahid dari PKB (2%), hingga Geng Wahyudi dari Partai NasDem (1,4%).

Sementara itu, dari hasil survei Adiwangsa dengan uji saint league, PDIP akan meraih kursi pertama dan kelima, PKB kedua dan keenam, Golkar ketiga, Gerindra keempat, Nasdem ketujuh, dan tiga selanjutnya diperebutkan PDIP, Golkar, serta PAN.

Dengan demikian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan punya dua anggota legislatif yang menuju ke Senayan. Dilihat dari tingkat elektabilitas dua kandidat teratas diisi petahana Latifah Shohib dengan 8,3 persen dan Ali Ahmad dengan 8,1 persen.

Saat wawancara terpisah, Ali Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya tak lantas cepat puas melihat hasil survei tersebut.
Gus Ali sapaan akrabnya menyebut hasil survei Lembaga Riset Adiwangsa tersebut menjadi pelecut bagi PKB untuk bekerja lebih keras.

“Ya Alhamdulillah. Tentunya tim kami akan terus bekerja. Masih ada waktu sekitar satu bulan hingga masa tenang pemilu awal April,” tandasnya.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Riset Adiwangsa, juga menyebut bahwa 50 persen warga Malang Raya lebih suka caleg bersosialisasi menggunakan media yang dicetak.

“Pemilihan alat peraga kampanye (APK) yang tepat bisa meningkatkan ketertarikan warga dalam menentukan caleg yang akan dicoblos. Membuat tulisan cetak seperti brosur juga lebih disukai oleh calon pemilih dibanding jenis alat sosialisasi lain,” kata Direktur Adiwangsa Research and Consultant, Mahatva Yoga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here