Alim Mustofa: Stabilitas Informasi Strategis Ditangan Pers

0
138

PolitikaMalang – Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan mengedepankan kode Etik jurnalistik.

Ketika Alim Mustofa Ketua Bawaslu Kota Malang ditanya seorang kawan dari media tentang pendapatnya terkait hari pers nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 februari, Ali Mustofa mengatakan bahwa pers mempunyai peran yang sangat strategis untuk menjaga stabilitas informasi kepemiluan sepanjang berpedoman dengan ketentuan atau kaidah jurnalistik.

“Menurutku perlu banyak kita pahami bahwa peran pers sangat menentukan stabilitas ruang publik yang menjadi garda depan, oleh sebab itu di hari pers ini perananya harus mampu memberikan informasi yang mendidik, informasi positif dan mendinginkan situasi pada tahun politik ini, karena itulah yang sesungguhnya diinginkan masyarakat dalam rangka memperoleh informasi yang benar, akurat, faktual dan berimbang,” ujar
koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Malang ini.

“Selain itu pers juga harus mampu medialogkan kepentingan publik bukan kepentingan penguasa, sekelompok orang, atau kepentingan orang lain yang pada akhirnya merugikan khalayak umum. Oleh Sebab itu pers harus mandiri, independen dan berintegritas, ini menjadi syarat mutlak bagi para pelaku dunia media,” tambahnya.

Untuk dapat mencapai itu yang perlu diperhatikan para pengelola pers menurut Ali Mustofa, yakni memperhatikan semua aspek yang dibutuhkannya pelaku pers sampai tingakatan bawah, termasuk seorang jurnalis wajib diperhatikan kesejahteraannya, ini penting untuk memastikan bahwa pelaku pers ketika mereka berkarya dan menuliskan sesuatu dan segala resikonya di tanggung oleh mereka, dipastikan mendapatkan jaminan dari institusinya.

Sangat miris jika mendengar ada kawan wartawan yang terancam jiwanya tetapi tidak mendapatkan jaminan perlindungan dari institusi maupun negara, dan ini harus dipikirkan oleh pelaku usaha di dunia pers itu sendiri.

Secara pribadi saya sangat tertarik dengan dunia pers terutama ketentuan dalam UU nomor 40 tahun 1999 yaitu salah satu peran pers adalah melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, namun juga harus memperhatikan kaidah dan norma yang diatur disana. Insan pers harus juga memperhatikan kaidah atau norma hukum, norma sosial, norma agama dan itu menjadi pedoman pers.

Norma atau kaidah tersebut wajib dipatuhi, sehingga hasil karya yang disampaikan ke masyarakat menjadi konsumsi publik yang berkeadilan untuk semua pihak, dan ini menjadi refleksi bagi industri pers dalam menyampaikan informasi yang mampu mendinginkan masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat hari pers, semoga para pelau pers atau media menjadi insan pers digarda depan dalam penyampaian informasi isu demokrasi dan politik yang mendidik kepada masyarakat.
Pers yang menjunjung idependensi dan integritas tentu akan mampu merawat kebhinekaan dan persatuan dengan tidak meninggalkan jatidirinya,” ucapnya.

Arti dari semua itu adalah kepentingan masyarakat dalam kedaulatan memperoleh informasi dan kedaulatan kesejahteraan melalui informasi yang tepat akan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan suatu negeri.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here