Nanda: Kartini Berjasa Pada Bidang Politik dan Semua Sektor Kehidupan

0
661
Nanda: Kartini Berjasa Pada Bidang Politik dan Semua Sektor Kehidupan
Ya'qud Ananda Gudban pada saat Peringatan Hari Kartini (Foto: Nanda Gudban for Politika Malang)

PolitikaMalang – Ketua Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, menegaskan jika sosok seperti Kartini patut dijadikan contoh oleh seluruh kalangan kaum hawa di Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan Kartini yang paling penting tidak hanya pada bidang politik melainkan menyasar pada bidang sosial yang lainnya.

“Semangat dan perjuangan RA Kartini di masa lalu lebih berat, tidak hanya dibidang politik tapi semua sektor kehidupan. Karena semua lini persamaan dibuka dan diperjuangkan oleh Kartini,” Kata Nanda.

Sebagai seorang Pahlawan Nasional, Kartini merupakan bagian dari lembaran sejarah yang patut untuk di kenang dan dikagumi, menjadi sosok yang sangat inspiratif bagi wanita modern sekarang ini. Karenanya, lanjut Nanda, di masa sekarang sosok seorang ibu modern bisa dikatakan sebagai “Kartini” dalam sebuah keluarga. Itu, tak lain karena peran seorang ibu amat penting dalam menciptakan ketahanan keluarga. Tanpa dukungan perempuan katanya, kaum lelaki yang dalam hal ini adalah suami, tidak memiliki kekuatan yang memadai untuk menciptakan keluarga yang sejahtera.

Ketahanan keluarga hanya dapat tercipta apabila keluarga yang bersangkutan dapat melaksanakan 8 fungsi keluarga antara lain Fungsi Keagamaan, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Cinta Kasih, Fungsi Melindungi, Fungsi Reproduksi, Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Fungsi ekonomi, Fungsi Pembinaan Lingkungan secara serasi, selaras dan seimbang.

“Sebuah keluarga tidak akan pernah mencapai tahapan sejahtera apabila fungsi-fungsi keluarga tersebut berjalan secara timpang atau beberapa fungsi tidak dapat dilaksanakan,” kata ibu dua anak ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, keluarga yang sejahtera, selalu menjadi dambaan setiap orang, dengan mencapai tingkat kesejahteraan tertentu, seseorang akan mampu menikmati hidup secara wajar dan menyenangkan, karena kebutuhan materiil dan spirituilnya terpenuhi.

“Bagi saya kesuksesan diluar rumah tanpa kesuksesan membangun keluarga adalah sia-sia,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Malang ini, berharap Perempuan Indonesia jangan sampai melupakan adat istiadat ketimuran, dan  jangan sampai pula perempuan Indonesia tergilas oleh perilaku atau gaya hidup orang barat yang tidak sesuai dengan adat isitiadat yang ada di Indonesia.

“bersikaplah sebagai perempuan Timur. Tetaplah Berpegang pada aturan agama dan budaya bangsa kita. Bersikaplah sebagai perempuan yang memegang adat istiadat ketimuran,” pungkas perempuan yang juga ketua Komunitas Perempuan Peduli Indonesia (KoPPI) ini.⁠⁠⁠⁠

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here