Pemkab Malang Kukuhkan Forum Komunikasi Pengelola BUMDES

PolitikaMalang – Bupati Malang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM mengukuhkan Forum Komunikasi Antar Pengelola BUMDes sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (14/9) siang. Tampak hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Suwadji, SIP, M.Si, Perwakilan Asosiasi Kepala Desa dan Asosiasi BPD, Perwakilan Direktur BUMDes, Perwakilan Tenaga Ahli, serta Pendamping Desa maupun Lokal Desa P3MD se-Kabupaten Malang.

Sekda mengucapkan selamat kepada para pengelola BUMDes yang telah dikukuhkan hari ini. “Semoga amanah yang telah diberikan ini dapat menumbuhkan semangat baru untuk bekerja dan berkarya lebih baik lagi. Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta seluruh peraturan pendukungnya, telah membawa perubahan paradigma dalam proses pembangunan desa, dimana salah satu implikasinya adalah semakin berkembangnya BUMDes,” jelasnya.

Sebagai pilar perekonomian desa, menurutnya sudah banyak BUMDes di Indonesia yang berhasil menjadi penggerak perekonomian, meningkatkan Pendapatan Asli Desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa. Hal ini tidak terlepas dari upaya semua pihak, sehingga pengelolaan BUMDes dapat berjalan secara mandiri, efektif, efisien dan profesional.

“Perkembangan BUMDes Di Kabupaten Malang sendiri, sangat menggembirakan. Ini merupakan kebanggaan tersendiri karena dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir perkembangannya sangat luar biasa, dari 300 BUMDes yang telah terbentuk, 79 BUMDes dalam kategori mandiri, 127 BUMDes kategori berkembang dan 94 sisanya dalam rintisan. Selain itu diantaranya banyak yang berprestasi dan menjadi rujukan studi banding dari beberapa BUMDes di Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan para pengelola BUMDes bersama Pemerintah Desa masing-masing dalam pengembangan unit-unit usahanya. Seperti halnya pada beberapa BUMDes yang tidak hanya mengandalkan bantuan yang diterima dari Pemerinah Pusat saja, akan tetapi untuk lebih mendorong pengembangan usahanya, Pemerintah Desa setempat juga memberikan dukungan berupa penyertaan modal,” ulasnya.

Baca Juga :   LIRA Malang Soroti Dugaan Permainan dalam Verfak Dukungan Perbaikan Calon Independen

Ia berharap keberadaan Forum Komunikasi antar Pengelola BUMDes ini menjadi wadah komunikasi, sehingga semua BUMDes di Kabupaten Malang dapat bersinergi sekaligus menjadi media untuk saling membimbing, dan bekerja sama. Semoga forum ini men-support 94 BUMDes yang masih dalam rintisan bisa semakin berkembang. “Dengan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran serta memanfaatkan sumber daya sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa, semoga pendamping desa dapat membawa manfaat yang besar bagi perubahan pola pikir dan manajemen penyelenggaraan pembangunan desa dengan melakukan transfer pengetahuan kepada aparatur desa, selain itu juga mendorong segenap warga desa dalam proses mencari aspirasi, sehingga program pembangunan yang dikembangkan pemerintah desa, sesuai dengan esensi dan prioritas kebutuhan masyarakat desa setempat,” pesannya mengakhiri sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan dua piagam penghargaan yakni kepada pendamping P3MD dan kepada pelaksana gotong royong terbaik dengan tujuan sebagai motivasi untuk terus maju bersama membangun desa sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan desa. Adapun piagam penghargaan pendamping diserahkan kepada tenaga ahli teknologi tepat guna, pendamping desa teknik infrastruktur dan bidang pemberdayaan, serta pendamping lokal desa. Sementara itu, piagam penghargaan diserahkan kepada pelaksana gotong royong yang juga mendapatkan hadiah gerobak dan tong sampah itu diterima oleh Desa Pamotan Kecamatan Dampit sebagai juara I, Desa Pandesari Kecamatan Pujon sebagai juara II, dan Desa Jombok Kecamatan Ngantang sebagai juara III.

Leave a Reply