Pemkab Malang Siapkan Laboratorium CAT Untuk Tes CPNS

0
97

PolitikaMalang – Ruangan Laboratorium CAT (Computer Assisted Test) yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Rabu (5/2) pagi diresmikan oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II, Tauchid Djatmiko dan Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Badan Kepegawaian Negara, Otok Kuswandaru bertempat di Lingkup Kantor Pemkab. Malang Lantai 3 Gedung C, Jl. Merdeka Timur No. 3 Malang. 

Bupati mengatakan bahwa Laboratorium CAT ini diresmikan karena nantinya bakal digunakan sebagai lokasi ujian tes bagi peserta CPNS Tahun 2020. Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II dengan Pemerintah Kabupaten Malang terkait pelaksanaan seleksi CPNS formasi 2019 dengan metode computer assisted test Badan Kepegawaian Negara. Penandatanganan tersebut juga disaksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Malang.

“Utamanya dari seleksi nanti dijamin akuntabilitas, transparan sehingga diharapkan dengan penerapan teknologi ini tidak salah pilih lagi ASN yang ketika sudah dikukuhkan menjadi PNS pekerjaannya tidak sesuai harapan. Apalagi profesi guru yang di Kabupaten Malang sangat banyak dibutuhkan, pelayanan publik harus terus kita lakukan mengingat masyarakat Kabupaten Malang kurang lebih ada 3 juta jadi pelayanan benar-benar harus optimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM, Nurman Ramdansyah, S.H, M. Hum menjelaskan terkait peninjauan kesiapan pelaksanaan tes CPNS dengan memanfaatkan Laboratorium CAT tersebut. “Laboratorium ini ditujukan agar menciptakan hasil standarisasi hasil ujian secara nasional, mempercepat proses pemeriksaan laporan hasil ujian, serta meningkatkan transparansi, obyektifitas, akuntabilitas dan efisiensi guna menetapkan standar penilaian. Peserta yang mendaftar ada 12.022 orang sedangkan yang memenuhi syarat 10.959 orang, pelaksanaan tes berlangsung selama 21 hari (7 Februari s/d 27 Februari) dengan per harinya terdapat lima sesi dimana masing-masing sesi diikuti 100 peserta,” paparnya.

Adapun formasi untuk Pemerintah Kabupaten Malang tahun 2020 berjumlah 527. Dalam arti satu orang peserta harus mengalahkan 21 orang calon peserta lainnya dan IP (indeks prestasi) yang diterapkan di tahun ini adalah 3,00, meningkat 0,25 dari tahun lalu. “Kami berharap ada seleksi dengan penetapan kenaikan ini, faktanya di tahun lalu dengan IP 2,75, pendaftar 7 ribu orang dengan kenaikan tersebut tidak menurunkan jumlah pendaftar tetapi malah tambah naik menjadi 12 ribu peserta pendaftar. Untuk jumlah komputer yang ada di laboratorium ini ada 106 unit dengan cadangan 10 unit. Ini merupakan suatu kebanggaan karena kami mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak,” harapnya.