Peradi Malang Gelar PKPA 2018

0
552

PolitikaMalang – DPC Peradi Malang pimpinan Yayan Riyanto SH, MH sukses menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat  (PKPA) tahun 2018.

Setelah menempuh pendidikan hampir satu bulan sejak tanggal 30 Juni 2018, Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilaksanakan oleh DPC Peradi RBA Malang resmi ditutup oleh perwakilan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi sore hari ini, Minggu (29/07) di Hotel Ibis Malang.

Ketua DPC Peradi RBA Malang Yayan Riyanto SH, MH mengatakan, PKPA adalah syarat utama sebelum menjadi seorang advokat. “Dengan PKPA ini, DPC Malang ingin menciptakan advokat handal yang berkualitas. PKPA adalah syarat utama sebelum menjadi seorang advokat. Setelah itu, diikuti magang selama dua tahun di kantor advokat yang kita rekomendasikan dan mengikuti ujian advokat,” papar Yayan.

Dalam PKPA ini, para peserta yang lulus dari fakultas hukum di seluruh Indonesia , akan diajari bagaimana menjadi advokat yang benar. “Pengajarnya, 99 persen praktisi yang jam kerjanya sudah 15 tahun,” tambahnya.

“Pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) angkatan 2 tahun 2018 kali ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang,”pungkas Yayan.

Hadir dalam penutupan, diantaranya , perwakilan DPN Peradi Imam Hidaya SH mengatakan, Peradi PKPA Malang kali ini diikuti 75 orang yang merupakan prestasi karena PKPA dengan jumlah peserta terbanyak bahkan nasional sekalipun,” ujar Imam Hidayat.

“DPC Peradi Malang ini pertama kali terbentuk di Indonesia, sehingga wajar jika jumlah peserta PKPAnya paling banyak,” ujar Imam Hidayat.

Sementara itu Rektor Wisnuwardhana ( Unidha) , Prof Dr H Suko Wiyono SH MH yang hadir dalam penutupan PKPA tersebut menyatakan, bahwa saat ini profesi di bidang hukum sudah mulai meningkat.

“Harapannya supremasi hukum akan benar-benar ditegakkan dengan semakin banyak advokat-advokat muda yang bisa bekerja secara profesional,” ungkapnya.

Rektor Unidha Malang berharap dengan ditutupnya PKPA kali ini maka bisa menjadi awal untuk bisa menjadi advokat yang benar dan profesional.

“Asalkan benar-benar punya tekad maka bisa berhasil yang tentunya harus menguasai keilmuannya. Semoga ini awal yang baik untuk mencapai cita-cita yang baik bagi para peserta PKPA angkatan 2 tahun 2018,” tutup Suko Wiyono.(*)

 

Pewarta : Djoko Winahyu.