Peran ISPI Hadapi Revolusi Industri 4.0 Menjaga Ketahanan Nasional

0
60

PolitikaMalang – Kongres ISPI ke-XII, Kamis (6/12/2018) Bahas Ketahanan Pangan Nasional dan Peran Sarjana Peternakan di gedung FPUB selama 3 hari kedepan.

Kongres Ikatan Sarjana Perternakan Indonesia (ISPI) membahas tentang persiapan Indonesia untuk menjadi lumbung padi nasional dan kuat dalam ketahanan pangan.

Ketua ISPI Prof Ali Agus mengatakan dalam kongres ISPI ke-XII ini akan merumuskan langkah strategis dalam menjaga ketahanan nasional. Sebab, jika tidak kuat dalam ketahanan pangan, akan berdampak buruk pada kualitas hidup generasi penerus bangsa.

“Kekurangan protein hewani ini sangat berbahaya, karena menghambat bagi kualitas hidup anak. Salah satunya gizi buruk, pertumbuhan tidak maksimal, dan mudah terkena penyakit,” kata Ali, dalam pembukaan Kongres ISPI pagi tadi.

Ia menyebutkan saat ini kebutuhan dalam negeri untuk hasil penelitian belum maksimal. Contohnya, pada hasil peternakan daging sapi yang hanya mampu tercukup sebesar 70 persen kebutuhan pangan nasional.

“Swasembada nasional menjadi target kami dari sarjana peternakan. Kami harap itu bisa tercapai dengan memaksimalkan peternakan rakyat,” katanya.

Ali menjelaskan selain peningkatan kualitas ternak, Kongres ISPI juga akan memaksimalkan perkembangan sektor industri kreatif di tengah revolusi industri 4.0. Salah satu bidang yang dikembangkan adalah teknologi dan ekonomi kreatif berbasis peternakan rakyat.

“Hasil kongres nantinya akan kami sampaikan ke pemerintah sebagai masukan atas hasil kajian permasalahan ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Nuhfil Hanani menyambut baik kongres IPSI yang tengah berlangsung. Ia berharap kongres ini dapat menumbuhkan wirausaha ataupun ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan peternakan bangsa.

“Ini kesempatan yang baik untuk saling menuangkan pemikiran untuk memajukan peternakan dan ketahanan pangan nasional,” katanya.

Sebagai informasi, pada Kongres ISPI ke XII ini nantinya akan turut dimeriahkan dengan seminar internasional tentang peternakan, dan pemilihan pengurus baru ISPI periode 2018-2023.(*)

Pewarta:Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here