Pilkada Kota Malang, Ajang Pertarungan “Singa Tua”?

PolitikaMalang – Pilkada Kota Malang sudah di depan mata. Proses menuju ke arah sana sudah mulai dilakukan baik dari partai politik, tokoh hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Terakhir, penyelenggara pilkada itu sudah membuka pendaftaran PPS dan PPK.

Melihat berbagai pergerakan politik yang ada terakhir, rupanya belum ada wajah baru bakal calon wali kota yang kuat dan dominasinya masih ada pada wajah lama yang bahkan pernah bertarung dalam pilkada periode sebelumnya.

Nama calon petahana yang juga Wali Kota Malang, H. Moch Anton hingga saat ini masih menguat. Wakilnya, Sutiaji sudah mengibarkan bendera ‘perang’ melawan Anton pada pilkada mendatang dengan mendaftarkan diri menjadi bacalon wali kota dari PDI Perjuangan. Jika keduanya benar maju di pilkada, maka wajah lama masih menjadi warna pilkada.

Calon lain yang meramaikan bursa calon wali kota yakni Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Mantan legislator ini pada pilkada periode lalu maju sebagai calon wakil wali kota sanding bersama Heri Puji Utami (istri mantan Wali Kota Malang, Peni Suparto).

Golkar sendiri sudah dipastikan akan mengusung Bung Edi dalam pilkada tahun depan dan kini sedang bergerilya untuk merapatkan barisan kader partai berlambang pohon beringin itu.

Nama lain yang mengemuka adalah Ketua PPP Kota Malang, Heri Puji Utami yang menjadi calon wali kota melawan H. Moch Anton dalam pilkada 2013. Nama wanita yang akrab disapa Bunda itu mulai santer dan sudah meramaikan sejumlah bursa dan survei. Bukan tidak mungkin, jika PPP bergerilya mendekati partai lainnya, Bunda HP akan maju lagi dalam pilkada 2018.

Hasanuddin Latief yang sempat meramaikan Pilkada 2008 juga didengungkan lagi namanya bakal maju dalam pilkada Kota Malang. Namanya sudah populer bagi sebagian warga sebab selain pernah menjadi cawali kota ia juga pernah menjadi Caleg wilayah Malang Raya dari Partai Hanura.

Baca Juga :   Cegah Grativikasi, KPK Ingatkan ASN Pemkot Malang

Para wajah lama yang bisa saja disebut sebagai ‘Singa Tua’ pilkada ini masih berpeluang untuk bertarung dalam pilkada. Kondisi politik yang masih mencair dan segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam konteks perpolitikan Kota Malang saat ini.

Jika bicara wajah baru di pilkada, maka hanya sejumlah nama saja yang menguat seperti Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, Ketua DPC Gerindra, Moreno Suprapto hingga artis Ashanty Shidik.

One thought on “Pilkada Kota Malang, Ajang Pertarungan “Singa Tua”?

Leave a Reply