Pimpinan DPRD Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Sanusi Tekankan Pentingnya Sinergitas

0
57

PolitikaMalang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang akhirnya punya ketua dan wakil baru untuk masa bakti 2019-2024.

Empat pimpinan DPRD Kabupaten Malang resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Malang, siang tadi (26/9).

Struktur pimpinan dewan itu diisi oleh Didik Gatot Subroto dari PDI Perjuangan (Ketua), serta tiga wakil, yakniIr H Kholiq (PKB), Miskat (Golkar) dan Shodikul Amin (Nasdem).

Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM bersama istri sekaligus menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida menghadiri acara Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Malang Masa Jabatan 2019-2024. Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati menyampaikan selamat kepada Pimpinan baru DRPD Kabupaten Malang yang diketuai Didik Gatot Subroto. Serta, beliau berterima-kasih dan penghargaan kepada unsur Pimpinan, Ketua Fraksi dan segenap Anggota DPRD Kabupaten Malang, yang telah menyikapi secara arif dan bijaksana, serta mengambil langkah-langkah positif sehingga proses dan mekanisme penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Malang masa jabatan 2019-2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam sambutan resmi, Bupati menyampaikan dalam konteks otonomi daerah, peran dan kinerja DPRD mutlak diperkuat dan diperhitungkan. Hal ini tidak terlepas dari kedudukan strategis DPRD, sebagai representasi rakyat sekaligus unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Diakuinya, DPRD tentu diharapkan dapat memperlihatkan kinerja yang optimal dalam melaksanakan fungsi, tugas dan wewenang, sesuai dengan apa yang digariskan dalam peraturan perundang-undangan.

”Berkaitan dengan hal tersebut, maka keberadaan unsur Pimpinan DPRD menjadi penting dan strategis. Sebab dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan daerah, Pimpinan DPRD merupakan jembatan penghubung antara Pemerintah Daerah dan DPRD, melalui mekanisme konsultasi. Dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah. Karena antara Pemerintah Daerah dan DPRD sesungguhnya memiliki visi yang sama, dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah, sebagaimana tertuang dalam RPJMD,” terang Pak Sanusi.

Bupati berharap antara eksekutif dan legislatif memiliki cita-cita yang sama yakni membawa dan mewujudkan masyarakat yang MADEP MANTEB MANETEP sehingga perlu saling dukungan, harmonisasi, dan sinergitas dari segenap komponen, termasuk masyarakat. DPRD sebagai institusi yang senantiasa berdampingan dengan lembaga eksekutif. Beliau pun mengingatkan semua pihak bahwa setiap pekerjaan dan jabatan yang diemban, sesungguhnya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, dan berdasarkan pada profesionalitas dan proporsionalitas.

”Perbedaan kemampuan dan jabatan diantara kita adalah anugerah Allah SWT, mari mengabdikan segala potensi yang dimiliki untuk kebaikan dan kepentingan masyarakat. Mudah-mudahan pertemuan ini akan semakin mempererat jalinan silaturahmi, antara Pemerintah Kabupaten Malang dan juga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang,” harapnya.

Sementara kepada awak media, Pak Sanusi menggambarkan bak gayung bersambut bahwa antara DPRD dan Bupati itu satu kesatuan sebagai pelaksanaan pemerintahan daerah. Jadi, kata beliau, sinergitas dan visi yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati menyebut bersama DPRD akan mengejar beberapa hal yang belum tercapai di periode sebelumnya. Diantaranya penurunan angka kemiskinan yang belum signifikan. Serta, masih ada stunting, masih ada kesenjangan ekonomi, dan masih banyak pengangguran.

”Banyak terobosan yang ditempuh, salah satu terobosan yang ditempuh untuk ini, kemarin Pemkab MOU dengan SMK Brantas Karangkates untuk menjaring warga putus sekolah untuk dididik dalam diklat singkat atau badan latihan kerja di SMK Brantas Karangkates. Harapannya, hasil dari kursus singkat, Kepala SMK Brantas ini bisa menyalurkan dan menyambungkan ke perusahaan-perusahaan yang memang sudah bekerjasama kontrak kerja. Dengan maraknya pariwisata maka sektor ketenagakerjaan akan terserap banyak. Peran DPRD akan mendorong potensi daerah untuk dikembangkan bersama,” jelasnya.