Relawan UMM Buka Pelayanan Psikososial Bagi Korban Bencana di Palu

0
61

PolitikaMalang – Sedih, takut, terpukul, trauma pasti dialami oleh korban bencana. Kondisi seperti inilah yang mesti diobati agar para korban dapat menjalani kesehariannya secara normal seperti sediakala.

Kondisi ini memantik Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), akan memberangkatkan sejumlah relawannya ke daerah terdampak bencana di Palu, Sulawesi Tengah untuk melakukan pelayanan psikososial.

Dekan Fakultas Psikologi UMM, Muhammad Salis Yuniardi, S. Psi, M. Psi, Ph. D, Psikolog. menerangkan, pekan depan ia akan mulai mengutus mahasiswa-mahasiswa terbaiknya untuk memberikan pelayanan psikososial kepada korban bencana di Palu dan sekitarnya. “Saat ini sedang dalam tahap pembekalan, minggu depan sudah siap berangkat bersama MDMC ke Palu,” terang Salis.

Fakultas Psikologi secara kosisten menurunkan tenaga-tenaga terbaiknya untuk memberikan pelayanan psikososial kepada korban-korban bencana maupun konflik.

“Dimulai dari Konflik Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Konflik Poso, Tsunami Aceh dan yang baru-baru ini di Gempa Lombok. Para relawan telah dibekali langsung beragam kompetensi oleh Laboratorium Psikologi Terapan (LPT) Psikososial UMM,”ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, keberangkatan para relawan itu bakal dikonversikan menjadi nilai ke sejumlah mata kuliah. “Mereka yang berangkat ini berhak mengkonversikan nilainya ke Kuliah Kerja Nyata (KKN) ataupun Mata kuliah Psikologi Terapan. Bagi yang sudah mengambil skripsi, bisa menjadikan Palu sebagai objek penelitiannya,” tutur Salis saat ditemui di ruang kerjanya.

Salis menambahkan, kondisi lapangan dikawasan korban bencana ini tentunya akan banyak sekali tantangan dan keterbatasan yang dihadapi relawan, apalagi harus bekerja selama tiga sampai empat pekan.

“Keterbatasan inilah yang nantinya akan menjadi tantangan serta melatih kepekaan para relawan. Maka dari itu, sambung Salis, pembekalan dilakukan sedemikian rupa demi mempersiapkan para relawan tangguh,”pungkasnya .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here