Ribuan Pesilat Ramaikan Kejurda Invitasi Tapak Suci se-Jawa Timur SKARIGA CUP 2018

0
198

PolitikaMalang – SMK PGRI 3 (Skariga) bekerjasama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Malang menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci se-Jawa Timur dengan jumlah pesertanya melebihi target yang ditetapkan panitia .

Bertempat di rooftop Mall Dinoyo, gelaran memperebutkan piala Skariga Cup 2018 tersebut rencananya akan digelar selama 4 hari ke depan, terhitung sejak opening ceremony hari ini, Kamis (15/11/2018).

Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang, M. Lukman Hakim saat ditemui usai opening ceremony, menyampaikan, SMK Negeri 3 merupakan sekolah pertama yang mengadakan turnamen pencak silat tingkat daerah.

Menurutnya, alasan dari SMK PGRI 3 Malang ikut andil dalam gelaran tersebut adalah untuk mencari atlet-atlet pencak silat yang masih muda, khususnya yang berasal dari SMA dan SMK .

“Kemudian kita latih, dan bisa membawa kota atau kabupaten ke tingkat provinsi hingga nasional,” katanya

Tak hanya itu, gelaran tersebut diharapkan juga menjadi wadah belajar bagi generasi muda khususnya siswa-siswi SMK PGRI 3 Malang.

“Harapan kami seperti yang sudah kami sampaikan bahwa dengan adanya bela diri, anak-anak bisa memiliki mental, budaya, sikap yang baik, karakter yang baik seperti yang diharapkan kita semuanya,” ucapnya berharap

“Sebagai informasi, turnamen kali ini diikuti kurang lebih 1.234 peserta dari 98 Kontingen yang berasal dari Jawa Timur, mulai dari Gresik, Sidoarjo, Malang, Surabaya, Jombang serta beberapa wilayah lainnya,”ungkap Kepala Sekolah SMK PGRI 3 ini.

Terkait dengan anak anak SMK PGRI 3 yang akan keluar kerja, secara mental dan fisik mereka sudah terdidik dan sudah terbentuk. Ini juga kami ingin menguatkan kepada masyarakat bahwa dengan seperti ini, orang tua tidak perlu khawatir, bela diri akan dipakai untuk membuli anak2 tetapi kita ingin membentuk mental dan fisik mereka.

Sejak ada full day, kita melaksanakan muatan lokal ini sebagai muatan lokal wajib, bela diri dan seluruh yang ada di kita termasuk tapak suci ini bagian bela diri yang kita wajibkan,” pungkasnya.

“Kami sudah melakukan ini, ke-4 kalinya untuk ditingkat daerah. Setelah beberapa perguruan tinggi, SMK PGRI 3 ini satu-satunya sekolah yang melaksanakannya,” kata Ketua Pimda Tapak Suci Kota Malang,
Pengurus Pimwil TS Jatim, dan Pengurus PP Muhammadiyah, Drs Kusmadiyono MPd di lokasi kejurda.

“Jadi sudah berjalan sekitar 2014, sampai 2018. Hasilnya, selain prestasi, anak2 secara karakter mereka lebih baik, mereka sudah terkondisikan karena dididik dibela diri, di tapak suci, selain fisik juga rohaninya ditatah”,pungkas
Kusmadiyono.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here