Saddam Al Jihad: Munir Adalah Simbol Penegakan HAM

0
103

PolitikaMalang – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Ketum PB HMI), Respiratori Saddam Al Jihad, meminta pemerintah segera menuntaskan kasus pembunuhan Munir.
Pernyataan ini disampaikan Saddam usai berkunjung ke makam almarhum Munir Said Thalib di Kota Batu, Jawa Timur, Sebelum menghadiri pelantikan pengurus HMI. KOHATI dan BPL HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG MALANG di TR. sengkaling Konvention Hall,
Rabu (10/10/2018).

“Kami berharap kepada pemerintah, khususnya aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus kematian Munir,” kata Saddam saat di temui di Kota Batu.

Saddam mengatakan, buntunya proses penyelesaian kasus pembunuhan terhadap mantan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib, merupakan bentuk pengabaian terhadap penegakan HAM di tanah air.

“Mangkirnya penuntasan kasus Munir ini menandakan kurangnya keseriusan kita dalam menegakkan HAM di republik ini,” tegasnya.

Menurut Saddam, Munir adalah seorang pejuang HAM sejati. Dia berkorban demi menyelamatkan nasib dan martabat orang lain.

“Kita telah ketahui bahwa Munir adalah seorang pejuang HAM yang konsisten. Dirinya bahkan rela mengorbankan nyawanya demi orang lain,” terang Saddam.

Ia juga menambahkan, Munir adalah simbol perjuangan HAM di negeri ini. Misteri kematian Munir merupakan penanda matinya penegakan HAM di tanah air. Karena itu, memperjuangkan kasus Munir agar segera dituntaskan adalah bagian dari merawat api perjuangan HAM.

“Munir adalah simbol pergerakan HAM. Dengan membela Munir agar kasusnya segera diselesaikan, berarti kita telah turut berjuang demi tegaknya HAM di tanah air,” ujar aktivis HMI ini.

Munir Said Thalib dibunuh di dalam pesawat GA-974 saat perjalanannya menuju Amsterdam pada 2004 silam. Namun, hingga kini pelaku pembunuhan belum diketahui.

Selama 14 tahun kasusnya terhenti dan tidak ada kejelasan. Seperti diketahui, Munir adalah alumni Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Malang.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here