Sambut KEK Singhasari, Camat Singosari Inisiasi Gerakan Saber Sampah

0
87

PolitikaMalang – Sejak ditetapkannya Singosari sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 tahun 2019, segala instrumen pendukung mulai berbenah. Salah satunya adalah Camat Singosari, Bagus Sulistyawan yang menciptakan inovasi kreatif yakni Operasi Saber Sampah, guna mendukung program pemerintah pusat, yakni KEK Singhasari.

Seperti dikutip dari Times Indonesia, Kegiatan Operasi Saber Sampah itu dilakukan perdana oleh Muspika Singosari, yang diadakan di Pusat Kerajinan atau Puji Sari Ken Dedes Singosari, Jumat, (11/10/2019). Sebanyak 90 orang mengikuti kegiatan Operasi Saber Sampah yang dipimpin Camat Singosari, bersama Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo Rianto, SH dan Danramil 0818/26 Singosari Kapten Arm Abdul Qodir.

Operasi Saber Sampah ini diutamakan pembinaan terhadap masyarakat pelanggar yang terjaring dalam operasi itu. Yakni masyarakat kedapatan membuang sampah sembarangan. Kepada pelanggar yang terjaring dalam operasi itu, diminta identitas berupa KTP, untuk kemudian dilakukan pendataan. Kemudian KTP itu diambil dengan membawa surat keterangan domisili.

“Operasi ini dalam rangka menciptakan wilayah yang bersih dan sehat. Sekaligus juga mendukung program pemerintah pusat, yakni KEK Singhasari,” ujar Camat Singosari, Bagus Sulistyawan.

Dia menjelaskan, hal ini sesuai dengan Perda Kabupaten Malang No 2 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Selain itu, juga implementasi dari Gerakan Nasional Revolusi Mental sesuai dengan Instruksi Presiden.

“Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung strategi umum Kabupaten Malang utamanya peningkatan daya dukung lingkungan hidup,” terang mantan Camat Dampit ini.

“Selain itu, operasi Saber Sampah ini juga merupakan bentuk kekompakan dari Muspika Singosari,” sambung pria ramah ini.

Selanjutnya Camat Singosari ini berharap melalui Operasi Saber Sampah, tujuan utamanya tidak hanya mendukung KEK Singhasari, melainkan juga, dalam rangka menciptakan suasana wilayah yang bersih serta kondusif. 

Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari berada di atas lahan seluas lebih dari 120 hektare (ha) di Singhasari, Malang. Terdiri dari dua zona yaitu pariwisata dan pengembangan teknologi. Ada deregulasi dan kemudahan segala pelayanan perizinan.