Satukan 5 Agama dan Gelar Doa Bersama di Dies Natalis ke-50 ITN Malang

0
251

PolitikaMalang – ITN (Institut Teknologi Nasional) Malang merayarakan puncak acara Dies Natalis ke-50 atau Ultah emas, dengan menggelar tasyakuran, santunan 73 anak yatim Ponpes Sunan Kalijogo, lomba Disain Batik, Lomba Stand up komedi serta pemanjatan doa lintas agama.

Pemanjatan doa ini, dipimpin langsung oleh 5 tokoh agama, Sabtu (5/1/2019), di halaman Kampus I ITN Malang, Kota Malang, Jawa Timur.

Rektor ITN Malang, Lalu Mulyadi menyampaikan memasuki usia emas ke-50 tahun, ITN Malang terus mengevaluasi dan berbenah menjadi lebih baik lagi. Ia menambahkan mengacu prestasi yang sudah ada dan kondisi global, maka ITN Malang juga akan melakukan pengelolaan berbasis IT.

“Peningkatan pelayanan dan pengelolaan berbagai bidang akan kami lakukan, agar ITN Malang mampu bersaing di era 4.0,” kata Lalu.

Sebagai informasi, rangakaian dies natalis ITN Malang ini dimeriahkan berbagai acara. Mulai dari lomba band, stand up comedy, launching 50 tahun ITN Malang, Technical Run 2019, dan lomba desain batik khas Malangan. Pada hari ini, juga digelar acara Leader Camp dengan menghadirkan berbagai pemateri nasional seperti Komika Arie Kriting, Pengusaha Muda Lia Candrasari, dan CEO Nusa Wijaya Abadi Tenno Sujarwanto.

“Kami mengkolaborasikan acara akademik, dan non akademik untuk merayakan Dies Natalis kali ini,” tambahnya.

Selain menggelar berbagai lomba, Dies Natalis ke-50 ITN juga dimeriahkan oleh pagelaran seni wayang kulit Ki Sabdo Anom Raharjo, yang dihelat kemarin malam (*)

Pewarta : Djoko Winahyu