Sutiaji Ajak Masyarakat Kota Malang Galakkan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

0
314

PolitikaMalang –
Gerakan sholat subuh berjamaah yang dikumandangkan Walikota Sutiaji makin menemukan ruangnya di tengah tengah warga kota Malang. Satu diantaranya seperti tergambar pada aktifitas jamaah sholat subuh masjid Nurul Muttaqin, kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun.

Menandai 40 hari sholat subuh berjamaah tanpa putus dan jeda, jamaah subuh berkesempatan diikuti sekaligus mendapatkan tausiyah secara langsung dari Walikota Malang Sutiaji (minggu, 6/1/19)

“Sungguh ini adalah kekuatan rohani yang tiada tara. Bertemunya niat kuat beribadah, semangat ukhuwah dan penguatan peradaban yang bernilai religi (islami), “ujar Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa warganya.

“Banyak pesan moral penting dari berjamaah subuh. Di dalamnya ada semangat dan ethos kerja, tidak bermalas malas, membangun gaya hidup yang sehat, nilai nilai kebersamaan dan keguyuban serta mengaktualisasikan bahasa memakmurkan masjid dengan sesungguhnya, bukan sekadar berhenti pada indahnya bangunan masjid,” ujar Walikota yang juga alumni IAIN Malang tersebut.

Tradisi sapa jamaah dan sholat subuh berjamaah dari satu masjid ke masjid berikutnya memang sudah biasa dilakukan Sutiaji, bahkan sebelum menjabat Walikota Malang. “Ini juga bagian dari sapa warga sekaligus ada komunikasi timbal balik dengan warga, “imbuh pria ramah yang juga dikenal sering melempar ide ide kreatifnya kepada jajaran ASN Pemkot Malang.

Selain sholat subuh, Walikota Sutiaji juga sering melakukan safari sholat jum’at ke beberapa masjid.
Sementara itu kegiatan sholat subuh berjamaah di masjid Nurul Muttaqin, juga dijadikan ajang Walikota yang didampingi Plt. Camat Sukun dan Lurah Kebonsari untuk monitoring pembangunan wilayah.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu