Tagar #2019GantiDewan Mulai Ramai Diperbincangkan

0
292

PolitikaMalang – Kasus Suap APBD – Perubahan Tahun 2015 yang menjerat beberapa anggota DPRD Kota Malang dan Walikota Malang non aktif, Moch Anton mulai ramai diperbincangkan.

Hal itu, karena saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Anggota DPRD atas kasus yang telah menyeret sejumlah nama dari kalangan eksekutif dan legislatif.

Seiring dengan kembali menyeruaknya kasus itu, muncul aspirasi dari masyarakat yang mulai membuat kalimat atau tagar berbunyi #2019GantiDewan. Pantauan Politika Malang dari berbagai media sosial, tagar tersebut mendapat sambutan hangat dari para netizen lainnya.

Dalam sebuah forum diskusi di Djibriel Cafe, Jalan Melati, beberapa hari lalu, ungkapan #2019GantiDewan sudah disitir oleh politisi PAN Kota Malang, Muchammad Nasrul Hamzah. Ia mengatakan, kasus suap Anggota DPRD yang hampir menyeret separuh anggota dewan merupakan preseden buruk bagi pemerintahan di Kota Malang.

“Sebagai warga Kota Malang saya cukup malu dengan keadaan ini, sehingga masyarakat perlu paham dan perlu bergerak bersama untuk lebih selektif dalam memilih anggota dewan di Pileg mendatang,” kata Hamzah.

Hal serupa juga dibahas oleh Politisi Senior dari Partai NasDem, Moch. Geng Wahyudi. Menurutnya, #2019GantiDewan bisa menjadi sebuah keharusan bagi warga Kota Malang. Pasalnya, dalam kasus suap itu menunjukkan perlu ada penyegaran di tubuh DPRD Kota Malang. Wajah baru di gedung DPRD kota Malang menjadi penting agar lembaga legislatif tersebut tidak punya beban sejarah, apalagi kasusnya diprediksi masih akan terus berkembang dan diduga bisa jadi melibatkan hampir semua anggota dewan periode 2014-2019 ini.

“Ibarat spare part di sepeda motor. Kalau spare part itu sudah tidak bisa dipakai dan membahayakan pengemudi lebih baik ya diganti saja. Sama halnya dengan aspirasi ganti dewan itu. Karena itu masyarakat harus benar-benar melek terhadap permasalahan ini,” ujar Moch Geng Wahyudi.

Tepisah, Ketua Pemuda Demokrat kota Malang, Soetopo Dewangga, mendukung adanya tagar #2019GantiDewan. Ia mengatakan jika tagar itu merupakan harapan baru, karena dengan terpiihnya anggota DPRD yang sama sekali baru maka memberi kesempatan agar lembaga legislatif itu menjadi lebih baik dan kembali dipercaya masyarakat.

“Secara prinsip saya mendukung #2019GantiDewan, yang dipahami bahwa dewan terpilih adalah anggota dewan yang sama sekali baru,” kata Soetopo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here