Tangkal Suap, BSN Rekomendasikan Pemda Terapkan ISO

0
56

PolitikaMalang – Guna menangkal adanya penyelewengan dalam proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Badan Standarisasi Nasional (BSN) merekomendasikan agar menggunakan ISO 20400:2017 sebagai standar internasional pertama dalam pengadaan berkelanjutan.

Rekomendasi itu disampaikan oleh Kepala BSN, Bambang Prasetya dalam forum bertajuk Stakeholder Engagement in ISO Activities for Economic Development” di Nusa Dua – Bali, Selasa (08/05/2018) yang digelar oleh BSN.

Hadir dalam forum ini, Sekretaris Jenderal ISO, Sergio Mujica, Kepala BSN, Bambang Prasetya dan seluruh stake holder terkait guna membahas tentang ISO dan Rencana Strategis ISO 2016-2020.

Dalam pemaparannya, Bambang Prasetya, menekankan pentingnya pengadaan barang dan jasa yang memiliki dampak terhadap sosial, ekonomi hingga lingkungan.

Dijelaskan, sebagai standar internasional ISO 20400:2017 mencantumkan berbagai prinsip yang harus dijunjung oleh organisasi termasuk di dalamnya yakni akuntabilitas, transparansi, serta fokus pada inovasi dan perbaikan.

“Standarisasi ditujukan agar dalam pengadaan barang dan jasa bisa menghindari praktik penyalahgunaan dan praktik korupsi,” tukasnya.

Selain rekomendasi penggunaan ISO 20400:2017 BSN juga memperkuatnya dengan merekomendasikan SNI ISO 37001 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Menurut Bambang Prasetya, keterkaitan antara penggunaan dua standarisasi itu sangat penting sehingga proses pengadaan barang dan jasa di Pemda bisa berlangsung secara transparan, akuntable dan jauh dari praktik korupsi.(*)

Pewarta :Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here