Tingkatkan Pendidikan Demokrasi, Politisi Malang Raya Gelar Jagongan Pelangi

0
207

PolitikaMalang – Politisi senior Moch. Geng Wahyudi, menggagas diskusi bertajuk “Jagongan Pelangi”. Diskusi politisi lintas partai ini cukup menarik minat masyarakat. Puluhan tokoh dan elemen masyarakat tak ragu-ragu untuk bertukar pikiran dengan para politisi tersebut membahas berbagai dinamika politik dan permasalahan yang ada.

“Jagongan Pelangi” itu diawali di Djibriel Cafe, Jalan Melati pada Selasa (28/8) malam. Dinamakan “Jagongan Pelangi” karena yang hadir dalam diskusi santai itu dari politisi lintas partai.

Para politisi mulai dari Penasehat Partai NasDem Jawa Timur, Moch. Geng Wahyudi, Sekertaris DPD Hanura Kota Malang, Hasan Widodo, Politisi PKB, M. Anas Muttaqin, Politisi NasDem Bambang Guntur Wahyudi, Politisi PAN, Muchammad Nasrul Hamzah hingga Politisi Gerindra, Oni serta Zulham Mubarak, turut hadir dalam acara tersebut.

Geng Wahyudi, mengatakan jika diskusi ini merupakan sebuah langkah untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat sekaligus memberikan pendidikan politik. Geng Wahyudi, menegaskan agar masyarakat tidak terjebak pada makna politik yang hanya sekadar urusan politik praktis saja.

Padahal, kata dia, konteks politik itu cukup luas, meliputi politik hukum, poltik ketatanegaraan, politik anggaran dan sebagainya, yang sebenarnya merupakan jalan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Makna politik jangan dipersempit hanya urusan politik praktis seperti pilkada, Pileg dan politik praktis lainnya,” kata Geng Wahyudi yang juga caleg DPR RI dapil Malang Raya ini.

Ia menambahkan, selama ini ada beberapa masyarakat yang cenderung anti terhadap politik dan tidak memberikan suaranya pada ajang Pilkada maupun Pileg dan sejenisnya. Padahal, jika masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar untuk memilih pemimpin yang baik, maka hal itu berkaitan dengan masa depan daerah.

“Karena itu jangan anti terhadap politik, karena ini berkaitan dengan masa depan bangsa dan negara serta arah pembangunan daerah,” ucap politisi kawakan itu.

Geng Wahyudi, juga mengapresiasi para anak muda yang saat ini berani tampil di pesta demokrasi, yakni Pileg 2019 mendatang. Menurutnya, ini adalah bukti, jika para anak muda, masih menaruh perhatian terhadap pembangunan daerah.

“Apresiasi saya berikan kepada para anak muda yang kini berani maju dalam kontes politik di Pileg 2019,” tandasnya

Hal senada juga disampaikan oleh Poltisi PKB, Anas Muttaqin. Ia menjelaskan, di Kota Malang, banyak anak muda yang ikut terjun dalam Pileg 2019.

“Ini adalah trend baru Kota Malang. Kalau lihat DCS (daftar calon sementara) yang dirilis KPU, banyak anak muda usia di bawah 40 tahun ikut dalam pesta demokrasi,” ujar Anas yang juga caleg PKB dapil Sukun tersebut.

Sementara Politisi PAN, Muchammad Nasrul Hamzah, menyorot soal korupsi berjamaah yang melanda DPRD Kota Malang serta beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Caleg PAN dapil Blimbing ini menegaskan, jika kejadian ini diharapkan tidak terjadi kembali di tahun mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here