TKD Jatim ke Malang, Target Capaian Suara 70 persen untuk Joko Widodo – KH Ma’ruf

0
224

PolitikaMalang – Target 70 persen kurang 63 hari Pemilu, Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan duet Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 terus bergerak masiv di Malang Raya.

Setelah Madura pada pekan lalu, TKD Jatim menyambangi sejumlah titik di Malang Raya, Rabu (13/2/2019). Di antaranya dengan pembacaan komitmen mendukung Jokowi bersama ribuan pekerja, konsolidasi di Posko TKD Malang, hingga bersilaturahmi ke pesantren.

”Alhamdulillah hari ini kami keliling semata-mata untuk memastikan Indonesia bisa terus maju dengan kepemimpinan yang tulus dan terbukti bekerja nyata. Respons masyarakat luar biasa, karena tahu Pak Jokowi memang pilihan terbaik,” ujar Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat ditemui Wartawan di Posko TKD Malang.

Di hadapan Seluruh ketua TKD Malang Raya, perwakilan partai koalisi, para rekawan dan simpatisan Jetua TKD Jatim
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyampaikan sebelum Konsolidasi dirinya bersama TKD Malang Raya disambut ribuan pekerja PT BMI di Malang dalam acara bertajuk “Silaturahim dan Komitmen Bersama Menangkan Jokowi”.

Dalam kesempatan itu, ribuan pekerja meneguhkan komitmennya mencoblos Jokowi-Ma’ruf. ”Jokowi-Amin…menang, menang, menang,” ujar Machfud memimpin pengucapan komitmen tersebut diikuti suara ribuan pekerja.

Mantan Kapolda Jatim itu memaparkan berbagai kerja nyata Jokowi dan kesabarannya menghadapi serangan fitnah.

“Pak Jokowi juga selalu memberi teladan baik di mulai dari keluarganya. Anak anak Jokowi tidak ada yang main proyek pemerintah.
Anak anak Jokowi justru jualan martabak dan pisang goreng. Anak presiden yang punya kekuasaan paling tinggi di negeri ini, cuma jualan martabak dan pisang goreng,” ujar Machfud.

“Itulah teladan nyata yang diberikan Jokowi untuk masyarakat, bahwa tak boleh kita memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan keluarga,” imbuh pria kelahiran Surabaya tersebut.

Hal senada disampaikan Ketua TKD Malang Wanedy, seringnya kunjungan calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno di Kota Malang dinilai Ketua TKD kota Malang, Ahmad Wanedi
merupakan salah satu strategi untuk mencuri suara yang telah lama dikantongi oleh petahana.

“Semakin mereka datang semakin kita solid. Jadi kita tidak khawatir,” kata Ahmad Wanedi saat ditemui di rumah pemenangan Jokowi-Ma’aruf Amin di Malang, Rabu (13/02/2019)

Pasalnya, wilayah Malang Raya menurut Ahmad Wanedi merupakan kantong suara terbesar bagi Jokowi. Ini terlihat dari jumlah suara yang diraih Jokowi pada pilpres 2014 yang mencapai 61 persen.

Lebih lanjut Wanedi sampaikan, jumlah suara di wilayah Malang yang diraih oleh Paslon nomor urut 01 tahun ini, akan lebih tinggi dari Pilpres 2014.

“Malah tahun ini kalau suara koalisi ditambah masyarakat yang mendukung kita bisa 75 persen,” ucapnya

Meski begitu, menurut Wanedi pihaknya harus tetap berwaspada dengan kampanye-kampanye negatif atau black campaign yang dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

“Berita hoax dan ujaran kebencian tetap kita waspadai. Tapi kami tetap pada kampanye program,” pungkasnya.

Pengasuh Pesantren Metal Pasuruan menyampaikan, untuk menyelamatkan Bangsa ini hukumnya Wajib untuk dukung dan coblos no 1 duet pasangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Menurut Kyai metal ini, Satriyo paningit itu ya Jokowi.,” jokowi adalah orang yang berproses, bukan tokoh pemimpin yang instan dan telah menapaki perjalanan yang cukup panjang sehingga sarat pengalaman,” tutup Kyai metal Pasuruan .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here