1032 Atlit Ramaikan Kejurnas Karate, Rebut Piala Walikota Malang

PolitikaMalang – Keinginan Ketua Forki Kota Malang, Dr H Nurcholis Sunuyeko M.Si, karate jadi ikon Kota Malang, tak lama lagi bakal terwujud.

Terbukti, sebanyak 1.032 peserta ikut berpartisipasi dalam gelaran kejuaraan nasional (kejurnas) karate Malang open IX-2018 di Gor Ken Arok Malang, Jumat (2/11/2018).

Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Kota Malang, H. Nurcholis Sunuyeko M.Si menyampaikan, sejumlah peserta yang ada tersebut berasal dari berbagai daerah mulai dari Sabang hingga Merauke.

“Peserta seluruh Indonesia, dari Indonesia timur, tengah sampai Indonesia barat semuanya mengirimkan atlit Karateka ,”ujar Dr H. Nurcholis, Jumat (2/11/2018) saat ditemui Reporter PolitikaMalang.

Jumlah peserta tersebut lanjutnya, melebihi target yang ditentukan oleh panitia. Sebelumnya panitia menargetkan 1.000 peserta, namun melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, panitia akhirnya menerima kurang lebih 1.032 peserta.

Sebagai informasi, sejumlah peserta ini nantinya akan memperebutkan piala Walikota Malang 2018. Tak hanya itu, gelaran tahunan ini juga akan dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak hari ini, Jumat (2/11) hingga Sabtu (3/10) besok.

Diharapkan dengan adanya gelaran tersebut mampu menciptakan atlet-atlet yang berprestasi khususnya dalam bidang seni bela diri.

“Forki ini punya tradisi, punya agenda event tahunan dan itu akan terus kita laksanakan. Lebih dari itu, tugas kami adalah ingin menciptakan atlet-atlet forki Malang, bukan hanya pada tingkat regional tapi bisa pada tingkat nasional,” pungkasnya.

Sementara itu , dalam sambutannya , Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko pesankan agar Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Malang mampu menjadi wadah terciptanya atlet-atlet yang berprestasi.

Menurutnya, kota Malang sebagai kota Pendidikan lanjutnya menjadi potensi yang terbaik bagi Forki untuk mencari bibit-bibit atlet terbaik.

Baca Juga :   The Fantastic Periodicals At the rear of Via the internet Learning Benefit provide Offers

“Lalu yang kedua tumbuh subur dari pada regenerasi bibit altet di Malang ini. Saya kira kita semuanya tau Malang ini Kota Pendidikan dan itu luar biasa sekali potensinya, itu semua tergantung dari kinerja Forki kota Malang,” kata Sofyan Edi Jarwoko saat menghadiri gelaran kejuaraan nasional (kejurnas) karate Malang open IX-2018 di Gor Ken Arok Malang, Jumat (2/11)

Lebih lanjut ia sampaikan, tugas Forki kota Malang adalah menjadikan karate di kota Malang semakin berprestasi tak hanya ditingkat regional melainkan bisa dalam kancah nasional dan internasional.

Tak hanya itu, sejumlah penghargaan juga akan diberikan oleh pemerintah kepada para atlet yang berprestasi. Selain finansial, Pemkot Malang juga memiliki cara unik sebagai bentuk penghargaan kepada atlet.

“Pemeritah maupun pemerhati olahraga begitu ada yang berprestasi, akan kita kirab melewati seluruh kota Malang. Dan itu bentuk penghargaan yang tak ternilai sebetulnya,” katanya

Ketua Forki Malang, H. Nurcholis Sunuyeko juga menyambut baik pesan tersebut. Menurutnya apa yang disampaikan oleh wawali Malang menjadi tantangan bagi Forki untuk mendorong pertumbuhan atlet-atlet yang berprestasi.

Rencananya di tahun 2019, Forki memiliki program khusus untuk mulai membangkitkan dan membina, termasuk menumbuh kembangkan munculnya atlet-atlet yang berprestasi dari berbagai perguruan-perguruan .

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply