Politika Malang

Kuatkan Wisata Heritage, Halaman Rumah Dinas Walikota Malang Dibuka Untuk Umum

Mobil dinas Walikota Malang yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mobil pengantin. (Foto: Ist/politikamalang)

PolitikamalangKota Malang, Menguatkan wisata heritage di Kota Malang, halaman rumah Dinas Wali Kota Malang hari ini resmi dibuka untuk umum, Minggu (12/2/2023). Dimana masyarakat bisa masuk untuk berfoto di spot-spot foto dan menikmati sejumlah fasilitas yang telah disiapkan.

Halaman rumah dinas yang sekarang ditempati Walikota Malang Drs. H. Sutiaji ini dibuka setiap hari Minggu saat acara Car Free Day (CFD) berlangsung pukul 06.00-10.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Sutiaji menceritakan alasannya membuka halaman rumah dinas tersebut untuk umum. Karena ia sempat melihat postingan di sosial media mengenai seorang pria yang merasa bangga dapat menginjakkan kakinya di rumah Walikota tersebut.

Iklan
Politikamalang
Salah satu spot foto di halaman rumah dinas Walikota Malang. (Foto: Ist/politikamalang)

“Saya nelongso gitu liat orang yang sepatunya dipotret saat menginjakkan kaki di keset rumah dinas wali Kota Malang, dia bangga dengan itu. Dari situlah saya mikir, ‘Ya Allah, rumah ini kan milik rakyat dan kita harus buka juga untuk rakyat,” ujarnya.

Menurut Sutiaji, rencana membuka rumah dinas untuk umum sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi karena pandemi dan rumah tersebut perlu dirombak, tahun ini baru bisa terlaksana untuk membuka rumah dinas agar bisa dikunjungi masyarakat umum.

“Sebenarnya rencana ini sudah lama. Tapi keburu ada COVID-19. Terus kami benahi dulu karena orang datang ke sini bisa menikmati, ada spot-spot foto yang instagramable,” sambungnya.

Selain itu lanjut Sutiaji, nantinya diupayakan juga paling tidak satu bulan sekali akan ada pengobatan gratis. Tapi untuk setiap minggunya pasti disiapkan makanan kecil. Agar masyarakat bisa ngopi, bisa kongkow dengan keluarga bisa santai di sini.

“Harapannya tempat ini bisa menjadi ruang-ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Dan sebagai bentuk membangun spirit kedekatan antara pimpinan dengan rakyat,” tuturnya

Disebutkan Sutiaji, rumah dinas tersebut sudah berstatus cagar budaya sesuai Surat Keputusan Wali Kota Malang Nomor 347 Tahun 2018. Sehingga bisa menjadi salah satu tujuan wisata heritage.

“Bila memungkinkan, rumah dinas bisa menjadi salah satu destinasi dari rute perjalanan Bus Malang City Tour atau Macito. Hal ini juga untuk mendukung pariwisata di Kota Malang berkonsep heritage atau tempo dulu,” tandasnya.

Selain itu lanjut Sutiaji, dirinya juga menyiapkan mobil dinas walikota yang tidak terpakai berpol N 1 KAH untuk bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai mobil pengantin.

“Mobil dinas ini bisa digunakan masyarakat untuk untuk mobil pengantin. Untuk sementara bisa langsung daftar saja. Tapi nanti ke depan untuk membagi ini kita akan buat aplikasi. Agar tidak menumpuk yang daftar,” pungkasnya. (Agus N)

Exit mobile version