90 Peserta Design Thinking Camp 2018 Ikuti Pembekalan di Polinema

PolitikaMalang – Setelah dibuka oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, kemarin, hari ini Selasa (24/7) kegiatan lanjutan KKUI memberikan pembekalan kepada 90 Mahasiawa yang nantinya akan diterjunkan bersinergi dengan masyarakat desa sesui pokja atau kelompok yang telah ditentukan.

Kepala Kantor Urusan Internasional Polinema Dr.Nur Salam mengatakan, maksud dan tujuan diadakan workshop kepada 90 peserta Design Thinking Camp 2018 di aula Pertamina Pilinema ini tak lain adalah KKUI Malang Raya memberikan pembekalan materi persiapan untuk melakukan tugas yang harus di kerjakan para mahasiswa sebelum terjun langsung kelapangan .

“Selain itu tujuan diadakannya DT camp untuk mengenalkan Malang Raya di Dunia International karena malang patut untuk di jadikan destinasi wisata,”ujar Nur Salam .

Dikatakan Nur Salam , kegiatan ini nantinya di bagi ke dalam 2 kelompok utama yaitu kelompok 1 yang akan berkegiatan bagaimana mengelola sampah di Desa Temas Kota Batu dengan Perguruan Tinggi penangung jawab Universitas Muhamadiyah Malang, Universitas Islam Malang, dan Universitas Ma Chung.
Sedangkan kelompok 2 akan berkegiatan di Desa Tambak Rejo Kabupaten Malang dimana peserta akan berinteraksi dengan masyarakat nelayan dengan penanggung jawab Perguruan Tinggi adalah Polinema, STIKI Malang dan STIE Malang Kucecwara.
Kedua kegiatan ini didukung oleh Hibah PKKUI Kemenristek DIKTI 2018.

“Jadi dalam pembekalan kali ini akan diberikan materi tentang garis besar Design Thinking itu mulai mengenali masalah hingga mencari solusi dari masalah yang nantinya bisa diterapkan di masyarakat,” ungkap Nur Salam.

“Sebagai contoh kegiatan berinteraksi dengan nelayan di Sendang Biru, maka peserta juga akan diberikan sedikit gambaran tentang kehidupan nelayan dan juga cara mengelola hasil tangkapan nelayan,” pungkas Nur Salam.

Baca Juga :   Walikota Malang: Sampaikan Aspirasi Dengan Cara Yang Baik

Sementara itu, Wakil Direktur IV Luchis Rubianto ditempat yang sama menerangkan , jika tahun ini Polinema akan membagikan 20 beasiswa bagi calon mahasiswa asing untuk jurusan Teknik Informatika dan Akuntansi, dimana para mahasiswa asing tersebut akan bebas uang kuliah serta mendapat uang saku sebesar Rp.2,4 setiap bulannya selama 4 tahun,” ungkap Luchis Rubianto.

Luchis Rubianto menegaskan dengan berjalannya program beasiswa bagi mahasiswa asing yang pertama kali dilaksanakan sejak tahun ini menjadi penanda bahwa Polinema sudah memulai menjadi kampus yang Go Internasional. “Targetnya bisa terpenuhi 20 mahasiswa untuk 2 Prodi di Polinema,”pungkas Luchis .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply