Abdurrahman Navis: ASN Sebaiknya Bayar Zakat Lewat BAZNAS

PolitikaMalang – ASN di kota Malang bisa kumpulkan dana zakat hingga Rp.4 milyar setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Walikota Malang Sutiaji,saat memberi sambutan pelantikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Malang periode 2018-2023 di Ruang Sidang Balaikota Malang.

Walikota Malang Sutiaji mengukuhkan Sapardi sebagai Ketua Baznas kota Malang, Edy Sulistyo sebagai Wakil Ketua I bidang pengumpulan dan pendistribusian dan pendayagunaan, sementara Sulaiman sebagai Wakil Ketua II.

Hadir dalam acara pengukuhan tersebut, Wakil Ketua II Baznas Jatim, Abdurrahman Navis berharap dengan kepengurusan Baznas yang baru maka Baznas kota Malang dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Islam bisa jaya di era kekhalifahan karena bisa menggali potensi SDA dan menggunakan sistem ekonomi syariah serta mengoptimalkan hasil zakat. Nah kota Malang diharapkan juga bisa melakukan hal yang sama,” ungkap Abdurrahman Navis dihadapan para undangan .

Abdurrahman Navis mengungkap bahwa pertahun Baznas Jawa Timur bisa mengumpulkan hingga Rp.30 Milyar dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Jawa Timur

Abdurrahman Navis berharap Walikota Malang
mengeluarkan surat edaran zakat untuk ASN yang sudah memenuhi ketentuan untuk membayar zakat. “untuk ASN memang sebaiknya membayar zakat melalui BAZNAS,” katanya.

Sementara itu usai melakukan pengukuhan, Walikota Malang Sutiaji menjelaskan bahwa dari ASN di kota Malang bisa terkumpul dana zakat hingga Rp.4 milyar setiap tahunnya.

“Setelah ini kita akan buat surat edaran zakat untuk semua instansi di kota Malang sehingga nanti diketahui potensi zakat kota Malang itu berapa dan bisa didistribusikan kemana,” ungkap Walikota Malang, Sutiaji.

Kedepan , diharapkan untuk kepengurusan yang baru ini, akan ada perbaikan pola manajemen dan kinerja yang akan membawa hasil dan manfaat yang lebih baik lagi.

Baca Juga :   Wawali Malang Sofyan Edi Antusias Amati Uji KIR

“Saya minta setiap SKPD untuk melakukan penghitungan potensi zakat di setiap wilayah kewenangannya,” pungkas Walikota Malang, Sutiaji.

Sementara itu, Ketua BAZNAS kota Malang Sapardi akan menentukan langkah awal dengan melakukan kordinasi dan penyusunan program.

“Nanti kami akan melakukan konsolidasi dan melanjutkan program yang bisa terus dijalankan. Selain itu akan digalakkan gerakan zakat dan infaq hingga ke tingkat kelurahan dan RW, dimana potensi zakat dan infaq dari ASN dan guru di kota Malang bisa terkumpul minimalRp.5 miliar,” target Sapardi menutup wawancara.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply