Antisipasi Cuaca Buruk, BPBD ajarkan Penggunaan Aplikasi Cuaca Pada Masyarakat

PolitikaMalang – Memasuki musim penghujan sekaligus upaya antisipasi cuaca buruk atau bencana, Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang bekerja sama dengan USAID untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Hal ini penting, agar warga bisa mengantisipasi dampak dari cuaca buruk.

Alasan menggandeng USAID yang merupakan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat, bertujuan untuk membantu Indonesia dalam mengelola risiko bencana dan iklim, khususnya di Kota Malang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Malang, Indra Gita, menjelaskan, pengenalan aplikasi ini bertujan untuk mengumpulkan masyarakat yang terdiri dari 11 kelurahan di Malang, yang di aliri oleh daerah aliran sungai (DAS) Brantas.

Hal itu guna mengingatkan dan mempersiapkan bahwa pada beberapa bulan mendatang, sudah memasuki musim hujan. Karena itu perlu, melatih para kader dan relawan tangguh bencana untuk bisa mempergunakan android untuk aplikasi informasi cuaca dan iklim.

“Kita kan tidak tau saat ini hujan apa engga. dengan aplikasi ini kan kita jadi tau, dan kita bisa mengatasinya,” ujar Indra.

Aplikasi khusus dari BMKG. Dan merupakan sistem Information Warning Sistem (IWS). Jadi, Masyarakat bisa mempersipakan dari fitur dan bisa melihat cuaca. “Jadi kalau misal ada banjir atau bencana mereka sudah siap,” imbuhnya

Indra juga menambahkan, Kota malang sudah sesuai dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di karenakan, kesigapannya dalam menanggulangi bencana.

“Kami mengingatkan dengan apel siaga bencana Kota Malang. Setiap kelurahan ada 15 orang relawan tangguh bencana. Pada tahun 2016 kemarin BPBD membentuk ada sejumlah 9 kelurahan tangguh bencana. karena mereka siap untuk penanggulangan bencana,” Ujar Indra.

Baca Juga :   Walikota Malang: Sampaikan Aspirasi Dengan Cara Yang Baik

Leave a Reply