Arief: PDI Perjuangan Usung Calon N-1

PolitikaMalang – Salah satu kekuatan besar perpolitikan di Kota Malang, adalah PDI Perjuangan. Partai ini memiliki sebanyak 11 kursi di parlemen atau bisa dikatakan menguasi sekitar 23 persen suara di DPRD Kota Malang. Atas dasar itulah, maka partai berlambang banteng itu bertekad mengajukan nama calon wali kota dalam kontestasi Pilkada Kota Malang, 2018 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Arief Wicaksono, mengatakan, keputusan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai memutuskan jika daerah yang memiliki jumlah suara minimal 20 persen di legislatif harus mengajukan calon kepala daerah untuk ajang pilkada.

Menangkap pesan tersebut, lanjut Arief, PDI Perjuangan Kota Malang bakal tampil untuk mengajukan calon wali kota. “Hasil rakernas sudah memutuskan seperti itu, jadi partai akan mengajukan calon untuk wali kota,” kata Arief.

Keputusan hasil Rakernas PDI Perjuangan itu, ternyata sama dengan keinginan para kader partai hingga tingkat cabang. Berdasarkan hasil penjajakan yang dilakukan DPC PDI Perjuangan, kepada 5 Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kota Malang, para kader berkeinginan agar partai mencalonkan sendiri untuk perebutan kursi N-1. “Grass root meminta agar partai mencalonkan sendiri calon wali kota, hal itu yang akan kami sampaikan ke pusat,” tukasnya.

Bahkan, para kader partai dari lima kecamatan sudah memutuskan nama Arief Wicaksono, sebagai calon wali kota yang diharapkan bisa bersaing di Pilkada Kota Malang mendatang. “Kebetulan saya selaku Ketua DPC partai diusulkan oleh kader partai hingga tingkat ranting,” tegasnya.

Namun, untuk maju dalam pesta demokrasi itu, PDI Perjuangan Kota Malang tak mau jumawa. Mereka membuka pintu koalisi dengan partai lain. Pengalaman Pilkada Kota Malang tahun 2013 telah menunjukkan jika calon wali kota dan wakil wali kota dari kalangan internal partai, hasilnya tidak maksimal.

Baca Juga :   Walikota Malang: Sampaikan Aspirasi Dengan Cara Yang Baik

“Posisi calon wakil wali kota nanti kita serahkan kepada partai yang berkoalisi dengan kami, dengan begitu mesin partai kita dan partai koalisi berjalan lancar,” tandasnya.

Leave a Reply