Bahas Arema, Forkopimda Kabupaten Malang Jagongan Bareng Pemain dan aremania

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertekad terus meningkatkan sarana dan prasarana (sarpras) bagi masyarakat Kabupaten Malang. Tak terkecuali, peningkatan sarpras itu dalam upaya mendukung perjalanan klub kebanggaan Malang raya, Arema FC berlaga di kompetisi resmi.

Pernyataan tersebut disampaikan Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati dalam acara Jagongan Bareng bersama Forkopinda, Manajemen Arema, Pemain Arema, dan Aremania yang berlangsung santai, gayeng dan akrab di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (5/11) malam. Beliau lantas mencontohkan, sarpras yang terus diupayakan Pemkab diantaranya adalah keberadaan tol sampai ke Kota Kepanjen dan renovasi Stadion Kanjuruhan Kepanjen yang selama ini menjadi kandang Arema FC.

”’Pemkab Malang tugasnya terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Khusus untuk Aremania dan Arema, Stadion Kanjuruhan yang sudah hampir 10 tahun tidak pernah dicat ulang, beberapa waktu kemarin sudah terwujud pengecatan ulang. Sekarang bergantian bagaimana pertandingan yang rapi, guyub, dan turut menjaga stadion. Sehingga Malang tetap kondusif, kompak dan jangan ada kerusuhan di Kabupaten Malang,” terang Pak Sanusi dalam sambutannya.

Acara Jagongan Bareng yang dimoderatori Ketua Panpel Arema FC, M. Haris mengusung prinsip sambung rasa. Aremania yang hadir di Pendopo Agung berkesempatan menyampaikan usulan baik kepada Pemkab serta manajemen dan tim Arema. Udin, salah satu Aremania mengajak Bupati Malang untuk ikut mampir dan hadir menyaksikan pertandingan Singo Edan di Kanjuruhan, bersama-sama Aremania. Demikian juga, diharapkan Aremania bahwa PNS/ASN di lingkungan Pemkab untuk mengenakan kaos bertema Arema setiap masuk kerja pada hari Jumat.

”Kalau ada Arema main, In Sha Allah akan hadir mendukung langsung di Stadion Kanjuruhan. Wajibkan seluruh Kepala OPD juga lihat dan dukung Arema. Minta tiket, Pemkab sama dengan Aremania, harus bayar beli tiketnya. Usulan PNS/ASN kenakan kaos Arema atau batik motif Arema akan kami sampaikan DPRD agar dibahas demi mendapat persetujuan,” jelas Pak Sanusi.

Baca Juga :   Gelar Sosialisasi 4 Pilar bersama Guru, Gus Ali Tekankan Ideologisasi sejak dini di Dunia Pendidikan

Dalam acara tadi, perwakilan Aremania juga menyinggung terkait maraknya kawanan pencopet di Stadion Kanjuruhan sehingga harapannya bisa segera dicarikan jalan keluar manajemen Arema serta Kapolres Malang dan Dandim 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu. Masalah copet ini dianggap masayarakat menjadi masalah bersama. Diagendakan untuk membahas secara khusus. Copet ini adalah kawanan atau komunitas sendiri, 10 orang, 15 orang. 

Leave a Reply