Bambang Irianto Fokuskan  Replikasi Kalpataru Tahun Ini di Malang

POLITIKAMALANG– Mengacu sesuai dengan amanat PERMEN LHK No. P.30/MENLHK/SETJEN KUM.1/4/2017 / tentang Penghargaan Kalpataru, Bab IX Pasal 29, bahwa Penerima Penghargaan Kalpataru dapat melakukan replikasi kegiatannya untuk meningkatkan kesadaran, dan memperluas peran serta masyarakat dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di daerahnya, Bambang Irianto penerima penghargaan Tertinggi Kalpataru kategori Pembina Lingkungan 2018 lalu akan segera mengajukan dua RW di Wilayah kel Purwantor Kecamatan Blimbing Kota Malang.

” Ya sesuai amanat PERMEN LHK No. P.30/MENLHK/SETJEN KUM.1/4/2017 / itu rencananya ada dua RW yang saya ajukan untuk proposalnya , diantaranya RW 05 dan RW 18 Kelurahan Purwantoro jika itu di perbolehkan,” Sebut Pria yang penuh Inovasi ini.

Sesuai Mandat dari pemilik hak Paten sumur injeksi (Prof Bisri), penerima Guangzhou International Award 2016 dengan tema Kampung Konservasi air itu, Ir Bambang Irianto akan mereplikasi RW 18 ( Delapan belas) dengan Konservasi air.

Sedangkan RW 5 (lima) lebih kepada Penghijauan dan pemberdayaan masyarakat dari bawah melalui lingkungan hidup.

“Setahun setelah mendapat penghargaan ini, kami mendapat kesempatan replikasi dengan bantuan dari kementerian atau pusat. Ini sudah sesuai dengan Permen LHK tentang penghargaan Kalpataru,” kata Bambang di depan awak media, Minggu (12/5/2019) di Kediamannya jl Karya Timur.

Program replikasi yang ia bawa, dikatakannya bisa berupa pengembangan insfrastruktur atau pemberdayaan manusia, dengan anggaran Rp 50 juta.

“Untuk dapat anggaran tersebut, setiap penerima Kalpataru diwajibkan mengajukan proposal paling lambat tanggal 17 Juni 2019, jadi harus dikebut. Saya juga harus punya waktu dan tenaga dalam waktu membangun lingkungan,” ujarnya.

Di samping itu, Bambang menegaskan bahwa bantuan Rp 50 juta dari pemerintah itu bukan untuk dirinya pribadi. Melainkan berbentuk dua program tersebut. “Bukan untuk pribadi saya. Melainkan harus mereplikasi inovasi lingkungkan di luar wilayah saya,” jadi tidak benar kalau ada yang bilang hadiah sampai miliaran rupiah apalagi untuk pribadi,” tegasnya.

Baca Juga :   How Might Web based Cellular phone Advanced online casino As well as Port Recreation Affect Our Life?

“Saya lihat di RW 5 itu ada potensi mata air. Itu belum dikelola secara maksimal. Tapi realisasi itu harus diverfikasi dari pusat melalui administratif maupun lapangan dan melalui tahapan seleksi,” tandasnya.

Diketahui, penghargaan Kalpataru Kategori Pembina Lingkungan tersebut diserahkan Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Bitung, Sulawesi Utara pada Agustus 2018 lalu.

Bambang termasuk dari 10 orang yang mendapat pemberitahuan dari Kementerian LHK soal replikasi di 2019 ini.

“Meski tanpa Amanat PERMEN saya sudah melakukan pembinaan di wilayah nusantara , bahkan sudah ratusan daerah yang saya bina,”pungkas Penggagas Kampung 3G .

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply