Bawaslu Kota Malang Lakukan Penertiban APK Caleg yang Melanggar Aturan

PolitikaMalang – Hingga hari ini kampanye telah berjalan 2 bulan, namun ternyata masih banyak alat peraga kampanye yang telah dipasang oleh peserta pemilu terindikasi melakukan pelanggaran.

Seperti yang dilansir AlimMustofa.com (12/11/2018) Bawaslu Kota Malang terpaksa menurunkan paksa APK Kampanye melanggar aturan.

Hal ini dilakukan Bawaslu bersama dinas terkait, berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh tim pengawasan Bawaslu Kota Malang melalui hasil indentifikasi APK dari Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) seminggu terakhir.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa mengungkapkan, pelanggaran pemasangan APK ini diputuskan melalui rapat pleno Bawaslu.

Pelanggaran APK tersebut meliputi pelanggaran terhadap lokasi yang dilarang, seperti fasum , tiang listrik dan dipaku dipohon, berdasarkan peraturan komisi pemilihan umum maupun yang dituangkan dalam surat keputusan KPU Kota Malang dan peraturan walikota Malang.

“setelah melalui proses pleno penetapan pelanggaran APK kampanye, Bawaslu Kota Malang akan mengirim surat teguran sekaligus perintah penertiban APK kepada pemilik APK dengan tenggat waktu 3 hari, jika kemudian tidak ditindaklanjuti maka Bawaslu Kota Malang berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban, “ terang Alim.

“Hari ini kami melakukan penertiban setelah batas waktu yang telah ditentukan, tetapi masih ada APK yang belum di tertibkan. Dibantu oleh Satpol PP dan Panwaslucam penertiban telah menyasar beberapa titik yang telah ditetapkan Bawaslu,” lanjut Alim mantan anggota KPU Kota Malang.

Penertiban APK menitik beratkan pada lokasi jalan protokol mulai jalan A.Yani Utara, Jalan Ijen, Jalan Panglima Sudirman.

Dalam operasi penertiban APK ini dipimpin langsung oleh Hamdan Akbar Safara,S.Ap.M.Ap koordinator Penindakan Bawaslu Kota Malang dibantu Rusmifahrizal Rustam,.SH Koordinator Divisi Sengketa.

Sementara itu, salah satu masyarakat yang kebetulan warga sekitar Jalan Ahmad Yani, Fahrisudin menyampaikan hal senada. Ia menyayangkan caleg yang memasang APK sembarangan dan mengganggu fasilitas publik.

Baca Juga :   Sidak Pasar Bunul, Walikota Sutiaji Bagi-Bagi Masker

“Seharusnya tujuan mereka pasang alat peraga itu adalah untuk meraih simpati publik, bukan malah terkesan mengotori fasilitas publik karena cara memasang dan tempatnya seperti tidak ditata dengan baik” ungkapnya dengan nada kesal. (*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply