Baznas Ajak 200 Anak Yatim Shoping di Mall

Politikamalang – setelah 8 kegiatan indahnya berbagi dibulan penuh berkah untuk anak Yatim dan Dhuafa terlewati, hari ini Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kota Malang, menggelar kegiatan kreatif berbasis santunan yang di beri nama “Ramadhan Orphan Carity Shoping” bersama 200 Anak Yatim di 5 mall yang ada di Kota Malang.

Ketua Baznas Kota Malang, Dr H. M Fauzan Zenrif, mengatakan, kegiatan ini dihadiri 200 undangan anak Yatim. Masing masing.anak di beri uang saku tiga ratus ribu rupiah yang harus di belanjakan di 5 Mall yang tersebar di Malang .

Dalam sambutannya Fauzan Zenrif, menyampaikan kepada Sekretaris Daerah kota Malang yang hadir dan membuka acara ini. ” Baznas Kota Malang saat ini sudah melakukan pendampingan usaha sekitar 20 Madrasah dan ke depannya kami ingin mendirikan Mualaf Centre serta beberapa pabrik yang diharapkan mampu menjadi milik mustahiq. Rencananya bulan Juli bulan depan ada survei untuk rencana pembangunan lima pabrik tersebut,” ungkap M. Fauzan Zenrif dalam sambutannya.

M. Fauzan juga menginformasikan bahwa Direktorat Ekonomi dan Pengumpulan saat ini sudah mendampingi lebih dari 4.300 masyarakat mustahiq yang tidak mampu yang saat ini sudah mengalami perkembangan ekonomi seperti mulai menabung untuk ibadah umroh, membeli sepeda motor dan 4.000 orang itu sudah terlepas dari rentenir.

“Yang ketiga adalah Direktorat Kesehatan dan Sosial yang selama ini mendampingi para orang lanjut usia (lansia) telah melakukan pengecekan kesehatan para lansia setiap bulan dan memberikan dana konsumsi peserta sebesar Rp.50 ribu dan sudah ada 1400 lebih lansia yang kita dampingi di kota Malang,” ungkap M. Fauzan Z. yang disambut tepuk tangan peserta acara yang mengapresiasi kinerja Baznas kota Malang.

Baca Juga :   The Surface Associated with Making a request Exist Physical activities Probabilities Any time Introducing Your Rugger Promise Online

Ditemui di tempat yang sama , Sekda Kota Malang Wasto menyatakan salut dengan ide cerdasnya Baznas kota Malang dalam rangka memberikan bantuan kepada anak yatim yang jumlahnya cukup banyak 1..200 tetapi yang dikumpulkan hari ini 200 setelah melalui tahapan seleksi terlebih dulu.Yang terpilih diajak untuk belanja di mall.

“Ini adalah sebuah pembelajaran kepada anak-anak agar mereka juga merasakan gembiranya di bulan puasa dan saat hari raya Idul Fitri sekaligus memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak untuk bekerja keras semoga inspirasi berbelanja di mall tersimpan dalam pikiran anak-anak sehingga pada saatnya siapa tahu yang diajak ke mall bisa jadi pemilik mall nantinya,”ujar Fasto.

Wasto menambahkan , dirinya salut dengan Baznas kota Malang telah mampu membina UMKM yang jumlahnya cukup signifikan sekitar 4.000 UMKM. Saat ini semuanya sudah menghasilkan dan mampu mencicil pengembalian modal pembinaan yang dipinjamkan Baznas tanpa bunga.” Itu luar biasa sehingga secara ekonomi dalam arti kebutuhan duniawi dapat dibina dan ukhrowinya juga dapat berguna untuk peningkatan spiritualnya sehingga seskipun tidak ada jaminannya tetapi karena semangat spiritual membagi kepada yang belum beruntung maka tidak ada yang namanya kredit macet. Ini yang membedakan dengan kredit-kredit yang dikelola oleh lembaga non keagamaan.”tukas Wasto.

Selama ini di kota Malang ada penghasilan yang disepakati dengan seluruh ASN untuk mengalokasikan 2,5% sebagai zakat penghasilan yang dikelola oleh Baznas dan ini merupakan dana Abadi yang dapat diharapkan setiap bulan sebagai pemasukan hampir Rp.300 juta dari sekitar 7.300 ASN.

Sangat strategis realistis dan visioner sebuah konsep zakat dalam rangka mengentaskan kemiskinan. Saya yakin dari 4.000 orang yang dibina Baznas tersebut ada yang masuk kategori miskin pada waktu belum mendapatkan pembinaan dan pinjaman tanpa bunga dari Baznas. Tetapi dengan adanya pembinaan dan bantuan modal tadi maka predikat miskin sudah ditinggalkan.

Baca Juga :   Showmanship Almost limitless Bucks & Girls 15 minutes Instructions

“oleh karena itu saya yakin setahap demi setahap cari 4000 orang lagi untuk dibina maka pada saatnya kemiskinan akan selesai dengan stimulus zakat penghasilan,”pungkas Wasto .

Pewarta :Djoko Winahyu

Leave a Reply