Hadirkan Inspirator Kondang, Bekraf Bakar Semangat 200 Pelaku Ekonomi Kreatif Malang

PolitikaMalang – Untuk menginspirasi 200 pelaku ekonomi kreatif Malang agar menjadi pelaku usaha yang handal tangguh menghadapai era revolusi industri 4.0, Bekraf menggelar acara temu bisnis perbankan Syariah di Malang.

Konsep yang di kerjakan Bekraf yaitu memberikan pelatihan belajar merencanakan dan mengelola keuangan kepada pelaku ekonomi kreatif untuk mengakses pembiayaan perbankan syariah serta mengembangkan usaha.Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengatakan, “Tidak semua pelaku ekonomi kreatif aware terhadap perbankan syariah sebagai alternatif pembiayaan.

Temu Bisnis, bukan hanya mengenalkan pembiayaan perbankan syariah beserta persyaratan mengaksesnya, tetapi juga melatih pelaku ekonomi kreatif untuk tertib mengelola keuangan untuk mengembangkan usaha.”

Anggota Komisi X DPR RI, Lathifah Shohib hadir diantara pelaku ekonomi Kreatif. Disamping itu juga hadir dari Perbankan syariahya yaitu BNI Syariah, Bank Muamalat, Bank Jatim Syariah, dan Maybank Syariah serta perwakilan BNI Syariah.

Pada Temu Bisnis Perbankan Syariah di Malang, Sabtu (2/3/2019) para pelaku ekonomi kreatif berkesempatan berinteraksi dengan perbankan syariah yang hadir pada booth yang disediakan.

Mereka bisa menanyakan secara langsung produk dan pembiayaan yang ditawarkan sekaligus cara mendapatkannya.

Kali ini, Bekraf mengundang financial planner, Ahmad Gozali untuk menjelaskan perencanaan dan tata kelola keuangan usaha.

Hal utama yang disampaikan Gozali adalah pelaku ekonomi kreatif harus memisahkan uang usaha dan uang pribadi supaya terhindar dari penggunaan uang usaha untuk kepentingan pribadi.Selain itu, Bekraf turut mengundang owner Indah Mutiara Lombok, Indah Purwanti untuk menginspirasi 200 pelaku ekonomi kreatif Malang yang menghadiri acara tersebut.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah non kementrian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif.

Terpisah Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografl, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio. (*)

Baca Juga :   Popularity Regarding Android Game titles Throughout That Smartphone App Market

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply