Bupati Malang Kunjungi Korban Puting Beliung

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M didampingi Wakil Bupati Malang Terpilih, Sudarman mengunjungi lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kamis (14/11) siang. Pak Sanusi, sapaan akrab Bupati bersama rombongan berusaha untuk bisa menemui langsung para korban sembari menyerahkan sejumlah bantuan dari rumah tokoh masyarakat yang dijadikan Posko Bencana setempat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mencatat sebanyak 15 unit rumah warga Desa Sumberejo mengalami kerusakan akibat hempasan angin puting beliung yang terjadi pada hari Rabu (13/11) kemarin. Meski durasi tidak cukup lama, angin puting beliung datang disertai hujan deras siang itu telah membuat masyarakat setempat juga cukup trauma. Pasalnya, dari belasan itu, satu unit rumah warga dinyatakan rusak parah karena tertimpa pohon Sengon. Selain itu, satu unit kandang sapi yang baru dibangun dua bulan lalu oleh pemiliknya juga roboh hingga menimpa sapi peliharaan.

”Penghimpunan dana bantuan di Pendopo Agung untuk korban puting beliung ini terkumpul Rp 7,5 juta, ditambah dari Bagian Kesra senilai Rp 7,5 juta. Masing-masing Kepala Keluarga dari 15 pemilik rumah yang alami musibah mendapat bantuan uang tunai Rp 1 Juta. Pemkab juga menyertakan paket bantuan dari Dinas Sosial, BPBD dan Baznas Kabupaten Malang. Kita semua datang ke lokasi karena masyarakat Sumberejo kena musibah, sehingga Pemkab menjenguk para korban puting beliung,” terang Bupati ketika diwawancarai awak media didampingi Humas dan Protokol Kabupaten Malang.

Pak Sanusi menambahkan, dalam perintah agama Islam juga disampaikan, jika ada saudara kena musibah, juga hendaknya dikunjungi. Karena itu pula, pihaknya bersama Wabup Terpilih, Ketua TP PKK Kabupaten Malang dan sejumlah Kepala OPD Kabupaten Malang datang langsung ke lokasi bencana. Selain itu, Bupati mengintruksikan kepada BPBD untuk antisipasi bencana. Tak ketinggalan, jajaran pemerintahan di tingkat Kecamatan dan Desa, serta masyarakat juga diharapkan tetap tanggap darurat.

Baca Juga :   Jelang Pilkada 2020, Pjs Bupati Malang Tegaskan Netralitas ASN

”Mudah-mudahan tidak ada bencana lagi. Dan, yang apa yang terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan ini yang terakhir. Bencana yang paling berpotensi di Kabupaten Malang seperti longsor. Namun tetap mengantisipasi. OPD yang terkait kebencanaan, seperti BPBD PMI diminta untuk tetap siaga terhadap situasi kritis. Termasuk seluruh Camat dan Tagana untuk siaga, ketika ada bencana, maka seluruhnya diintruksikan turun bersama-sama,” terang Bupati.

Pemkab berkeyakinan, dengan memberikan bantuan ini, merupakan menolak balak atau musibah. Dari BPBD sudah ada dana tambahan untuk status darurat bencana. Kalau memang status darurat, dana itu baru akan dikeluarkan. Terkait peningkatan jumlah nominalnya pada tahun 2020, Bupati menyampaikan, hal itu dilihat perkembangan situasi dan kondisi. Pemkab berharap dana siaga itu tidak ke pakai, seperti pada tahun lalu, karena memang tidak ada bencana yang terjadi di Kabupaten Malang. 

Leave a Reply