Cari Bibit Go Internasional FONI dan AOMI Gelar Kejurnas Orienteering di Batu

PolitikaMalang – Sebanyak 281 peserta baik TNI maupun Sipil mengikuti gelaran Kerjuaraan Nasional Orienteering Pangdam TNI IV tahun 2018 di daerah latihan Pusdik Arhanud Kota Batu, Sabtu (8/12/2018).

Ketua Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI), Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo menyampaikan, bahwa Kejuaraan ini menjadi Kejuaraan Nasional Orienteering
yang ke empat kali bagi Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) yang bekerja sama dengan AOMI serta/dan melibatkan
Pengprov FONI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Ratusan peserta dalam kejurnas kali ini terdiri dari TNI dan Sipil mengikuti tiga cabang olahraga (cabor) yang dilombakan, yakni Sprint Orienteering, Middle Distance Orienteering dan lomba MTBO atau Mountain Bike Orinteering.

“Tiga materi yang dilombakan untuk kali ini , sprint di area kompleks Pusdik Arhanud, materi sepeda atau bikenya di wilayah UB forest juga materi middle,” kata Kolonel Inf. Kunto Arief saat ditemui usai upacara pembukaan kejurnas di Pusdik Arhanud, Sabtu (8/12/2018).

Orienteering sendiri merupakan salah satu olahraga navigasi darat yang awalnya diperuntukkan bagi anggota militer.

Dalam orienteering, peserta akan diuji kemampuannya baik kekuatan (power), intelegensia dalam menganalisis medan ataupun membaca peta, serta kemampuan psikologi dalam hal ini ketenangan jiwa.

“Kita memacu untuk kejuaraan dunia, kemudian dalam olimpiade militer,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Jasmani (Kapusjas) sekaligus wakil ketua KOMI, Brigjen TNI Sapriadi menegaskan, peserta yang ikut dalam kejurnas kali ini, nantinya akan dibina oleh Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI).

“Memang ini akan dilanjutkan ke KOMI, kedepan ini akan ditingkatkan, karena memang sudah dalam agendanya KOMI dan AOMI, sehingga TNI melaksanakan kejurnas untuk memilih atlet-atlet yang nantinya akan kita siapkan untuk mengikuti kejuaraan dunia,” kata Brigjen TNI Sapriadi.

Baca Juga :   THE Little finger Related Articles

Fera rahmawati siswa SMKN 1 Sragen bersama 13 orang temannya menjadi peserta Kejurnas Orienteering TNI IV tahun 2018.

Kami sudah dua kali mengikuti Kejurnas Orienteering bersama teman teman yang pertama di Magelang dan kedua di Malang ini.

“Olahraga ini memang penuh tantangan. Selain dibutuhkan fisik yang kuat , strategi baca peta dan juga membutuhkan kesabaran, saya sangat tertantang dan bikin ketagihan olahraga ini,”ujarnya (*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply