Choeroel Anwar Ajak Warga Sadar Hukum

PolitikaMalang – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Choeroel Anwar melakukan agenda reses bersama konstituennya pada Rabu (25/10) malam. Dalam kesempatan bertatap muka dan serap aspirasi itu, Choeroel menekankan akan pentingnya kesadaran hukum bagi masyarakat utamanya dalam hal ini penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Diakui Choeroel, selama ini pemahaman dan literasi masyarakat terkait dengan aturan hukum masih lemah, sehingga sering bergesekan dengan aparat penegak Perda yakni Satpol PP. Kondisi itu makin ditambah dengan minimya sosialisasi dari pihak terkait, sehingga pengetahuan dan pemahaman warga harus ditingkatkan.

Beranjak dari kondisi itulah, pada momen reses kedua pada tahun ini, politisi Partai Golkar itu mengajak serta Kabid Trantib Satpol PP Kota Malang, Dulrojak sebagai pemateri yang memaparkan perihal tugas pokok dan fungsi Satpol PP.

Hadir pula dalam kesempatan reses semalam yakni Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko didampingi Sekertaris Partai yang juga anggota Komisi B, Sukarno.

Choeroel menjelaskan, selama penindakan yang dilakukan oleh Satpol PP terhadap masyarakat yang diduga melanggar Perda dikarenakan lemahnya sosialisasi aturan. Sehingga, tindakan pencegahan tidak mampu dilakukan dengan baik.

“Memang idealnya harus ada sosialisasi terhadap aturan, karena anggaran untuk itu sudah melekat di Satpol PP. Jika masyarakat tidak memahami aturan, maka bisa saja mereka berbuat melanggar karena memang tidak mengerti ada aturan yang melarang,” kata Choeroel.

Selain itu, Choeroel dalam kesempatan itu juga mengungkapkan akan kebutuhan penambahan personel Satpol PP yang dirasa kurang dalam menangani permasalahan yang ada. Selain itu, peralatan yang dimiliki Satpol PP juga masih belum memadai seperti alat menurunkan banner dan semacamnya.

“Ini perlu dipikirkan kedepan dan dimasukkan anggarannya,” tukasnya.

Baca Juga :   Sidak Proyek Kayutangan Heritage, Walikota Malang Minta Kemudahan Akses Warga

Dalam kesempatan serap aspirasi ini, warga yang hadir dalam kegiatan itu mengusulkan kepada Satpol PP akan adanya sosialisasi aturan Perda yang lebih intensif. Itu karena, selama ini masyarakat masih lemah dalam hal literasi Perda.

“Saya juga dalam kesempatan itu menyentil tentang Perda Kawasan Tanpa Rokok dan disana ada banyak masukan dari publik,” imbuhnya.

Leave a Reply