Demokrat Serius Jajaki Koalisi di Pilkada Malang

PolitikaMalang – Salah satu kekuatan besar dalam Pilkada Malang 2018 mendatang adalah Partai Demokrat. Bermodal 5 kursi di legislatif, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini kian aktif bergerak dalam rangka pilkada.

Partai Demokrat dalam perjalanannya selalu aktif mengusung calon dalam Pilkada. Tahun 2013 lalu sosok Agus Dono Wibawanto kader partai ini menjadi calon wali kota. Kala itu Demokrat berkoalisi dengan PKS dan Hanura.

Pada Pilkada tahun depan, Partai Demokrat dikabarkan masih mencari rekan koalisi. Impian mengusung pasangan calon kembali sudah dilakukan partai ini. Nama Ghufron Marzuki santer dibicarakan akan menjadi kandidat kuat dari partai tersebut. Bahkan, Ghufron sudah mendaftar di DPC PKB Kota Malang sebagai salah satu kandidat Bacalon N2 yang akan dipasangkan dengan H. Moch Anton.

Meski begitu, Partai Demokrat tetap membuka jalur pendaftaran bagi kader dan tokoh masyarakat bagi yang ingin mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Malang.

Bermodal lima kursi, kontan partai ini hanya membutuhkan empat kursi saja dari rekan koalisi. Karena itu komunikasi aktif terus dilakukan dengan berbagai partai lainnya.

“Maka di awal tadi kami sampaikan juga, kami siap majukan calon baik untuk N1 atau N2, karena semua kandidat yang mendaftar berpeluang untuk mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat,” ujar Komisi Pemenangan Pemilu Cabang (KPPC) Demokrat Malang, Fajar, pada Rabu (6/12).

Partai Demokrat akan melakukan survei terhadap para tokoh dengan tujuan agar memiliki data valid terkait dengan kondisi pilihan masyarakat Malang.

“Kami komunikasi dengan semua partai termasuk dengan PKB, tapi kami juga mempertimbangkan kemungkinan lainnya kalau harus berkoalisi dengan partai selain PKB, Menurut saya, tidak ada kata buntu selama rekomendasi belum keluar,” imbuhnya.

Baca Juga :   E - Commerce Antar Kota Malang Raih Indonesia Award 2020

Leave a Reply