Deteksi Ilmiah Pohon di Kota Malang Melalui Alat Sonic Tomography

PolitikaMalang – Kota seribu pohon kini menjadi julukkan baru yang melekat di Kota Malang. Berbagai sudut kota, tak lepas dari keberadaan pohon yang membuat daerah ini tampak sejuk dan asri. Upaya Pemerintah Kota Malang menpjaga keasrian pohon terus dilakukan dengan mengembangkan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di beberapa titik. Revitalisasi berbagai hutan kota menunjukkan keberpihakan Pemerintah dalam menjaga keasrian sehingga tercipta lingkungan yang sejuk.

Guna menjaga keberadaan pohon, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Malang dalam tahun anggaran ini melakukan pengadaan alat bernama Sonic Tomoghrapy. Alat itu berfungsi untuk mengecek dan mengidentifikasi pohon apakah dalam kondisi sehat atau kurang baik, sehigga berpotensi tumbang dan membahayakan warga.

Kepala Dinas Perkim Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan, selama ini pihaknya kesulitan melakukan deteksi ilmiah terhadap pohon yang usianya sudah renta serta pohon yang rawan tumbang. Berbagai kasus pohon tumbang akibat cuaca yang ekstrim ataupun karena usia pohon menjadi perhatian serius pemerintah untuk meminimalisir hal itu, karenanya, alat bertajuk Sonic Tomophone ini merupakan cara ilmiah untuk mendeteksi keberadaan pohon.

“Awalnya karena banyak poohon tumbang yang mengakibatkan korban jiwa dan material, karena itu perlu dirasa ada pendekatan ilmiah untuk identifikasi pohon rawan tumbang ini,” kata Erik Setyo Santoso.

Sonic Tomography sendiri merupakan alat yang memaksimalkan frekuensi gelombang. Cara kerjanya hampir mirip dengan stetoskop, dimana frekuensi gelombang yang muncul dari alat ini mendeteksi kerapatan serat-serat yang ada di dalam batang pohon , sehingga kondisi pohon akan terlihat apakah ia masih sehat atau dalam kondisi yang rawan tumbang. “Jadi dari kerapatan serat itu akan nampak apakah sebuah pohon itu masih kuat atau tidak, nah nanti kalau pohon sudah tidaki kuat akan kami tebang agar tidak roboh terlebih dahulu,” tandasnya.

Baca Juga :   Peringati World Clean Up Day, Sutiaji Dorong Masyarakat Jaga Lingkungan

Dinas Perkim berharap, Sonic Tomography ini bisa menjadi solusi agar tidak ada lagi pohon yang tumbang dan menyebabkan korban material yang merugikan warga Kota Malang. “Sebelum pohon roboh alangkah baiknya kita coba deteksi secara dini,” ungkapnya

Leave a Reply