Diguyur Hujan Deras, Tembok Pembatas Kampung Jebol

PolitikaMalang – Datangnya musim penghujan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada warga agar terus meningkatkan kewaspadaan.

Curah hujan tinggi, dikhawatirkan menyebabkan kejadian bencana dan bisa menimbulkan korban, seperti banjir, tanah longsor dan sebagainya.

Seperti dilakporkan Tim BPBD, dinding penahan jalan kampung di kawasan Gang Pulau Galang RT 14 RW 01, Kelurahan Kasin, Kecamatan Sukun ambruk dikarenakan tak kuat menahan air akibat intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (15/11) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala BPBD Kota Malang, Hartono, mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, kejadian bermula pada saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut para pukul 14.00 WIB. Hal itu menyebabkan tembok antara selokan dan pembatas jalan kampung di Gang Pulau Galang ambrol karena tak kuat menahan air.

“Tembok yang ambrol panjang kurang lebih 15 meter dan tinggi 2 meter,” kata Hartono.

Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa ataupu luka-luka, mun akibat tembok ambrol itu saat ini saluran air di selokan tersumbat material karena reruntuhan sehingga membuat akses jalan ditutup sementara waktu.

“Sementara waktu akses jalan ditutup karena khwatir ambrol lebih parah,” tandasnya.

Akibat kejadian tersebut BPBD telah melakukan sejumlah tindakan antara lain menerjunkan Tim TRC dan KC untuk penanganan dan assesment dilokasi kejadian, pembersihan material yang menghambat saluran air dan memasang garis pembatas.

“BPBD Mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap berhati-hati terhadap potensi ancaman bencana yang ada disekitar tempat tinggalnya, apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi,” pesan Hartono.

Baca Juga :   Sidak Proyek Kayutangan Heritage, Walikota Malang Minta Kemudahan Akses Warga

Leave a Reply