Dihadapan Kepala Madrasah, Ali Ahmad Tekankan Pentingnya Transformasi 4 Pilar Kebangsaan ke Peserta Didik

PolitikaMalang – Di era global ini, sinyal mulai terdegradasinya pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan disikapi secara aktif oleh Anggota DPR/MPR RI, Ali Ahmad dengan terus menggeber ‘Sosialisasi Empat Pilar’. Lebih dari 200 peserta dari kalangan kepala madrasah di Kabupaten Malang diajak berdiskusi terkait isu penting tersebut.

“Kita ini terdiri dari berbagai suku bangsa, bukan untuk terpecah belah. Tetapi untuk bersatu membangun negeri. Ingat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi pilar bangsa ini,” ujar Anggota Komis XI DPR RI ini saat membuka acara yang berlangsung di Turen, Senin (10/2/2020).

Pria yang akrab disapa Gus ali ini menilai, sejak reformasi bergulir nilai-nilai kebangsaan yang termaktub dalam 4 pilar yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika tidak banyak disentuhkan oleh generasi muda di bangku sekolah.

“Banyaknya suku yang ada di Indonesia mengharuskan kita untuk menghargai perbedaan yang ada. Sebab hal itu menjadikan Indonesia negara yang utuh,” tegasnya.

Ia mengatakan jika kondisi Indonesia saat ini harus dimanfaatkan untuk kemajuan. Yakni, menempatkan perbedaan dengan kesetaraan.

“Negara yang kuat adalah negara yang berbasis intelektual, sebagai modal untuk hidup,” ujarnya

Ia juga mengatakan bahwa ketika pendiri negara memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 ada tiga poin penting yang disampaikan.

“Tiga point tersebut adalah membangun negara, membangun bangsa dan membangun karakter,” katanya.

Gus Ali berharap, bekal yang diperoleh dari sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini selanjutnya dapat ditransformasikan kepada seluruh peserta didik di lingkup sekolah masing – masing.


Baca Juga :   Pemkab Malang Peringati Hari Pahlawan

Leave a Reply