Dinamika Politik jelang Pilkada Kota Malang

PolitikaMalang – Dinamika konstelasi politik jelang Pilkada Kota Malang mulai menarik diperbincangkan. Sebagian tokoh, namanya mulai mencuat di permukaan.

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, yang mengambil formulir bakal calon wali kota dari PDI Perjuangan, cukup memanaskan suasana jelang pesta demokrasi warga Kota Malang tahun depan. Langkah Sutiaji jelas menandakan jika ia siap berebut kursi N-1 dengan bakal calon petahana H. Moch Anton.

Sosok Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono, mendapat dukungan penuh dari para kader partai agar maju sebagai kandidat calon wali kota.

Bukan itu saja, nama Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, juga santer dikabarkan menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang ikut serta dalam pilkada tahun mendatang.

Bakal calon petahana, H. Moch Anton, menilai, banyaknya calon yang muncul jelang pilkada merupakan hal yang wajar di alam demokrasi. Ia mengaku siap berkompetisi secara sehat dalam ajang pilkada.

“Semua ingin agar Kota Malang ini lebih baik, jadi jika banyak tokoh yang mulai muncul dalam pilkada itu sah saja karena merupakan bagian dari proses politik,” kata Anton.

Bahkan, Anton juga mengaku siap jika nanti berkompetisi dengan Sutiaji yang notabene merupakan pasangannya di pilkada periode lalu. “Untuk kompetisi siap, kita lihat saja nanti di pilkada,” ungkapnya.

Terkait komunikasi politik dengan partai lain, Anton mengaku sudah melakukan berbagai penjajakan, terakhir Partai Golkar sudah menawarkan koalisi.

“Beberapa partai politik sudah melakukan pendekatan, namun itu masih proses,” tukasnya.

Sementara, Arief Wicaksono, menegaskan, langkahnya maju di ajang pilkada merupakan aspirasi dari kalangan kader partai dari seluruh ranting DPC PDI Perjuangan.

Baca Juga :   Poker, IT, Alcohol-based drinks Challenges Filled With Japan

“Saya maju karena keinginan dari kader, jadi saya ikuti suara mereka, terkait rekomendasi dari DPP siapapun nama yang akan direkomendasi kami siap untuk mendukung termasuk jika saya direkomendasi maka akan sepenuh tenaga memenangkan pilkada,” ujarnya.

Ya’qud Ananda Gudban juga menjadi tokoh yang kini elektabilitasnya kian melambung. Wanita yang akrab disapa Nanda itu juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan agar maju dalam ajang pilkada.

Nama Nanda kian berkibar seiring dengan prestasi dan peran aktifnya terjun ke berbagai kalangan masyarakat.

Leave a Reply